Rencana Pemkot Jambi Ajukan Pinjaman Rp400 Miliar, Fasha Surati Kejari Jambi dan KPK

Guna mempercepat pembangunan di Kota Jambi, Pemkot Jambi berencana melakukan pinjaman modal pada PT. SMI.

Rencana Pemkot Jambi Ajukan Pinjaman Rp400 Miliar, Fasha Surati Kejari Jambi dan KPK
Tribunjambi/Rohmayana
Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Pemerintah Kota Jambi berencana meminjam dana sebesar Rp400 miliar untuk membiayai program pembangunan saat ini sedang berjalan. 

Rencana Pemkot Jambi Ajukan Pinjaman Rp400 Miliar, Fasha Surati Kejari Jambi dan KPK 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Guna mempercepat pembangunan di Kota Jambi, Pemkot Jambi berencana melakukan pinjaman modal pada PT. SMI. Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengaku sudah menyurati pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi untuk mendapatkan pendampingan dalam penggunaan dana tersebut.

Dikatakan Fasha, dirinya telah mengirimkan surat kepada Kajari Jambi. Tak hanya kepada pihak kejaksaan, Fasha juga mengaku akan menyurati pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

“Sudah kami buat surat ke Kejari, dan kemarin kami juga sudah bersama pimpinan DPRD Kota konsultasi dengan pak Kajari terkait hal ini (pendampingan,red),” ungkapnya.

Menurutnya pihak Kejari Jambi juga mengaku siap terhadap pendampingan ini nantinya. Bahkan kata Fasha, Kajari Jambi berpesan kepada pihaknya untuk jalan terus. “Mereka juga mendengarkan keinginan kita, mereka bilang jalan saja terus dan akan didampingi,” katanya.

Rotasi Pejabat, Pemkot Jambi Peringatkan Pejabat Tak Bawa Fasilaitas Lama ke Tempat Baru

Dampak Pembukaan CPNS, Pembuat e-KTP di Tebo Membludak

Persiapkan Guru Fasilitator Program PINTAR, Tanoto Faoundation Latih 300 Guru di Tanjab Barat

Ditambahkan Fasha, pihaknya juga akan menyurati KPK RI. Selain itu juga, ia mengaku sudah melakukan komunikasi secara lisan kepada pihak KPK RI. “Insyaallah minggu keempat November ini, KPK akan memberikan pencerahan terkait hal itu,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkot Jambi berencana untuk meminjam dana sebesar Rp 400 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan untuk membiayai program pembangunan sudah dimasukkan ke dalam KUA-PPAS RAPBD Kota Jambi tahun 2020 yang saat ini sedang dibahas bersama dengan anggota DPRD Kota Jambi.

Enam dari delapan fraksi DPRD Kota Jambi mendukung program tersebut. Seperti fraksi PDIP perjuangan mengatakan, tak banyak daerah yang ditawari untuk melakukan peminjaman tersebut. Di mana ada beberapa kriteria jika daerah ingin meminjam dana untuk membiayai pembangunan seperti harus meraih predikat WTP secara berturut-turut.

Sementara Fraksi PAN sepakat dengan adanya rencana peminjaman tersebut. Dengan catatan langkah tersebut harus disertai dengan kajian yang matang sehingga nantinya tidak membebani APBD untuk ke depan. Hal yang sama juga disampaikan oleh Fraksi Golkar, dimana peminjaman tersebut harus dipastikan tidak mengganggu postur APBD untuk ke depan dan tetap menjaga keberimbangan dan keadilan.

Menyikapi tangapan-tangapan tersebut, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan, yang berhak menentukan nilai yang pantas diterima itu bukan eksekutif dan juga bukan DPRD. Tapi yang menghitung adalah kementerian dalam negeri melalui dirjen bina keuangan daerah sesuai dengan kemampuan membayar Pemkot Jambi. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved