Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ternyata Rizieq Shihab Dicekal Intelijen Arab Saudi Bukan RI, Apa Kasusnya?

Polemik surat pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, akhirnya terungkap.

Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab 

Ternyata Rizieq Shihab Dicekal Intelijen Arab Saudi Bukan RI, Apa Kasusnya?

TRIBUNJAMBI.COM - Polemik surat pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, akhirnya terungkap.

Surat pencekalan itu ternyata diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi, bukan dari Pemerintah RI.

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro, menyebut penerbitan surat pencekalan itu atas permintaan penyidik umum kantor intelijen Arab Saudi.

"(Surat) itu perihal siapa yang ajukan permohonan cekal. Itu atas permintaan penyidik umum kantor intelijen Arab Saudi dengan alasan keamanan," ujar Sugito kepada Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

Habib Rizieq Shihab menunjukkan dua surat soal pencekalan dirinya, Jumat (8/11/2019).
Habib Rizieq Shihab menunjukkan dua surat soal pencekalan dirinya, Jumat (8/11/2019). (Capture)

Meski begitu, Sugito menduga kuat pemerintah Saudi tidak memperbolehkan Rizieq keluar dari wilayah Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.

Surat tersebut sama dengan surat yang pernah ditunjukan Juru Bicara FPI Slamet Maarif dalam konferensi pers di markasnya, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019) lalu.

Lantas, bagaimana bisa Rizieq Shihab mendapatkan surat itu dari intelijen Saudi?

Sugito menyebut, surat itu memang dari intelijen Saudi.

Namun, pihaknya tidak mendapatkannya dari intelijen Saudi, melainkan dari penyidik kepolisian di Saudi.

Bom Medan, Pemda Tanjabtim Akan Pantau Rantau Rasau, Karena Banyak Pesantren

Soal Kategori P1/TL di CPNS, Bisa Pakai Nilai Terbaik SKD 2018, Berikut Penjelasan BKPSDM Sarolangun

"Beliau (Rizieq) itu mendapatkan dokumen (pencekalan atas) alasan keamanan. Dengan caranya beliau, karena punya kedekatan, karena sering diperiksa, ya akhirnya dapat," ungkap Sugito.

Saat ditanya soal surat kedua yang juga digenggam Rizieq dalam tayangan Youtube, Sugito tak mengetahui pasti.

Sugito hanya menegaskan kembali bahwa kliennya memang dihalang-halangi oleh pemerintahan di Indonesia untuk pulang.

Sugito kemudian menunjukan foto sejumlah dokumen dengan judul 'Bukti Cekal Imam Besar Habib Rizieq Shihab Rinci dan Lengkap' kepada Kompas.com demi menguatkan pernyataannya itu.

Salah satu foto, menurut Sugito, menunjukkan surat informasi pencekalan yang bersumber dari intelijen Saudi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved