HJF Gunakan Probio FM dari Unja untuk Ternak Ayam yang Lebih Sehat

Handrianto Jaya Farm (HJF) ingin mengajak anak muda untuk beternak karena dengan beternak juga bisa berkembang.

HJF Gunakan Probio FM dari Unja untuk Ternak Ayam yang Lebih Sehat
Tribunjambi/Nurlailis
Handrianto jaya farm (HJF) menggunakan probio FM dari Universitas Jambi untuk usaha pembesaran ayam kampung. 

HJF Gunakan Probio FM dari Unja untuk Ternak Ayam yang Lebih Sehat

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Handrianto Jaya Farm (HJF) merupakan usaha mikro yang bergerak dipembesaran ayam kampung serta penjualan DOC (day old chicken) atau ayam umur kurang dari 10 hari, pakan dan prasarana peternakan.

CEO, Atika Tamara menyampaikan pakan yang digunakan mengandung probio FM dari Universitas Jambi. Ia pun merupakan alumni Fakultas Peternakan Unja.

“Biasanya peternakan itu menggunakan antibiotik, obat-obatan kimiawi. Kita mengubah mainset masyarakat untuk mengunakan pakan buatan sendiri, obat-obatan herbal dan penggunaan antibiotik ke probiotik,” ungkapnya.

Ia tengah mengembangkan ternak di daerah Bungo. Di sana itu kebanyakan orang bisnis sawit. HJF ingin mengajak anak muda untuk beternak karena dengan beternak juga bisa berkembang.

BUKAN Jadi Pengawas KPK, Menteri Luhut Binsar Panjaitan Tanggapi Jabatan Ahok BTP di BUMN

Tata Cara dan Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Dengan Manfaat Bagi yang Mengerjakan

Menhan Prabowo Gunakan Iring-iringan dan Berisik Tak seperti Jokowi, Ini Tanggapan Gerindra

“HJF ingin mengembangkan usaha ke bidang pembibitan ayam kampung KUB dikarenakan mahalnya biaya transportasi dan tingginya risiko kematian pada saat pengiriman. Sehingga dengan adanya pembibitan di kawasan Provinsi Jambi peternakan bisa membeli DOC dengan harga lebih terjangkau dan dengan jarak tempuh lebih dekat,” jelasnya.

HJF sendiri telah dirintis sejak Februari 2018 dan sudah menjual 18 ribu ekor. Dinas terkait di Kabupaten Bungo dan Unja mendukung pengembangan usaha ini. Unja menghasilkan produk inovasi yang HJF kembangkan lagi menjadi perusahaan yang menggunakannya.

Keunggulan produk diantaranya DOC yang dihasilkan tahan terhadap penyakit, mortalitas rendah, telur dan daging bebas antibiotik dan salmonella, daging dan telur rendah kolesterol.

Sedangkan keunggulan kandang, amonia rendah, polulasi lalat rendah sehingga peternakan bisa berada di pemukiman penduduk dan fases yang dikeluarkan lebih cepat mengering.

“Kedepannya akan mengembangkan di bidang kuliner,” ujarnya. (lai)

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved