Berita Sarolangun

UMK Sarolangun Naik Rp 200 Ribu, Berlaku Terhitung 1 Januari 2020

Besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Sarolangun, mengalami kenaikan pada tahun 2020 mendatang

UMK Sarolangun Naik Rp 200 Ribu, Berlaku Terhitung 1 Januari 2020
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
UMK Sarolangun Naik Rp 200 Ribu, Berlaku Terhitung 1 Januari 2020 

UMK Sarolangun Naik Rp 200 Ribu, Berlaku Terhitung 1 Januari 2020

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Sarolangun, mengalami kenaikan pada tahun 2020 mendatang.

Hal itu dikarenakan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi Jambi mengalami kenaikan. Sehingga UMK Sarolangun juga naik karena hingga saat ini masih mengikuti atau merujuk pada UMP Jambi tersebut.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sarolangun, Solahuddin Nopri mengatakan, UMP Jambi berdasarkan SK yang sudah diteken Gubernur Jambi mengalami kenaikan sebesar 8, 51 persen atau sebesar Rp 206. 272,97 dari jumlah sebelumnya.

UMP Jambi 2020 Naik, Pemkab Batanghari Masih Pikir-pikir untuk Tetapkan UMK

UMP Jambi 2020 Naik Kisaran Rp 206 Ribu, Bandingkan dengan UMP 34 Provinsi, Berlaku Mulai 1 Januari

Tak Jadi Menteri Jokowi, Agus Harimurti Yudhoyono Berubah, Kini Brewok, Ini Komentar Annisa Pohan

SNIPER Legendaris Kopassus Tatang Koswara, yang Kebal Bisa Ular: Ke Medan Tempur Bawa Foto Keluarga

"Kita sudah dapat SK Gubernur bahwa UMP naik sekitar 8 persen. Dan, tentunya UMK Sarolangun juga akan sama, sebesar Rp 2,6 juta lebih, dan itu berlaku mulai tanggal 1 Januari 2020 mendatang," ujarnya.

Untuk diketahui UMK Sarolangun pada tahun 2019 ini merujuk besaran UMP Jambi, dengan besaran Rp 2.423.899, dan mengalami kenaikan pada tahun 2020 mendatang sebesar Rp 206.272,97 sehingga besarannya pada tahun 2020 mendatang menjadi Rp 2. 630.162, 13 perbulan.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melayangkan surat edaran yang ditandatangani Bupati Sarolangun Cek Endra, agar mematuhi surat keputusan gubernur Jambi tersebut, mengenai kenaikan besaran jumlah UMP tersebut.

"Insya Allah kalau sudah diteken oleh pak Bupati, untuk imbauan kepada perusahaan untuk menaati peraturan gubernur itu. Mulai bulan ini kita layangkan ke perusahaan, untuk melaksanakan UMP tersebut. Setelah kita edarkan akan kita lakukan pengawasan, kalau ada yang belum memenuhi itu, kita akan tegur," katanya.

"Kita berikan Sanksi jika ada perusahaan yang tidak menaati tersebut, kita kan ada pengawas di Jambi, dan kita akan surat provinsi untuk memanggil perusahaan tersebut yang tidak mentaati peraturan gubernur, karena ini kan kewajiban," kata dia.

UMK Sarolangun Naik Rp 200 Ribu, Berlaku Terhitung 1 Januari 2020 (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved