Berita Jambi

Bangunan Mall WTC Jambi Digadai Pihak ke 3 Ke Bank Qatar Selama 14 Tahun, Segini Nilainya

Bangunan Mall WTC Jambi Digadai Pihak ke 3 Ke Bank Qatar Selama 14 Tahun, Segini Nilainya

Bangunan Mall WTC Jambi Digadai Pihak ke 3 Ke Bank Qatar Selama 14 Tahun, Segini Nilainya
Tribun Jambi/Fitri Amalia
Jambi Syariah Ekspo (JSE) 2018 digelar di mal WTC Batanghari, Senin (10/9) lalu. Bangunan Mall WTC Jambi Digadai Pihak ke 3 Ke Bank Qatar Selama 14 Tahun, Segini Nilainya 

Bangunan Mall WTC Jambi Digadai Pihak ke 3 Ke Bank Qatar Selama 14 Tahun, Segini Nilainya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bangunan Mall WTC Batanghari yang berdiri di atas tanah milik Pemerintah Provinsi Jambi, telah digadaikan ke Qatar Nasional Bank (QNB) Indonesia, senilai Rp 55 miliar oleh pihak perusahanaan.

Hal itu dibenarkan Kepala Biro Aset Setda Provinsi Jambi, Riko Febrianto. Namun hanya bangunannya saja yang digadaikan tetapi tanahnya yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Jambi, tidak ikut digadaikan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, diperkirakan penggadaian akan berlangsung dalam jangka waktu sekitar 14 tahun dengan dua kali periode pembayaran.

Persoalan Aset Jadi Topik HUT ke 11 Kota Sungai Penuh, Fajran : Kami Sudah Risau

Pengadilan Negeri Jambi Pastikan Kasus Lahan di Paal Merah, Kota Jambi, Sesuai Putusan

Vanessa Angel Akhirnya Buka-bukaan saat Sering Ditanya Sejam Berapa, Ini Jawaban Artis Seksi Ini

Razia di Tempat Hiburan, Sat Brimob Curiga 6 Pria Berambut Cepak Ngaku Mahasiswa & Sembunyi di Dapur

Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Setda Provinsi Jambi, Riko Febrianto mengatakan, jika duduk persoalannya secara administrasi aset itu masih milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

Sementara yang digadai oleh pihak ketiga hanyalah bangunannya saja bukan tanah.

"Karena memang diperbolehkan untuk dijadikan agunan seusia perjanjian Hak Guna Bangunan (HGB) tersebut," sampainya.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Janji Lestarikan Rumah Adat Larik di Kota Sungai Penuh

Amankan Pilkades Serentak di Muarojambi, Polres Muarojambi Kerahkan 302 Personil

Gubernur Jambi - Ketua Bawaslu Tanda Tangani NPHD

Tak Disangka! 6 Artis Ini Ternyata Keturunan Pahlawan Indonesia, Diantaranya Pangeran Diponogoro

Ditegaskannya untuk sertifikat tanah sendiri masih dipegang Pemprov. Sementara untuk penggunaan dan kewenangan bangunan menjadi hak pihak ketiga pemegang BOT yaitu PT Simota Putra Parayuda.

"Yang digadaikan untuk agunan bangunan saja seusia perjanjian tanahnya, kalau misal 30 tahun ya 30 tahun HGB nya. Jadi, Bank pun tidak akan mau menerima yang lebih dari jangka waktu perjanjian," jelasnya.

Diluar masalah penggadaian itu, Riko mengakui bangunan BOT memang sempat menjadi catatan dan temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI sejak tahun 2011 itu.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved