BPBD Mencatat Luas Kebakaran di Tanjabtim pada 2019 Mencapai 2.936 Ha, Separuhnya di Kecamatan Sadu

BPBD Tanjab Timur mencatat total luas lahan terbakar pada 2019 mencapai 2.936,02 hektar. Hampir separuhnya berada di Kecamatan Sadu.

BPBD Mencatat Luas Kebakaran di Tanjabtim pada 2019 Mencapai 2.936 Ha, Separuhnya di Kecamatan Sadu
ist
BPBD Tanjab Timur mencatat total luas lahan terbakar pada 2019 mencapai 2.936,02 hektar. 

BPBD Mencatat Luas Kebakaran di Tanjab Timur pada 2019 Mencapai 2.936 Ha, Separuhnya di Kecamatan Sadu

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pasca kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur beberapa bulan terakhir, BPBD mencatat total luas lahan terbakar pada 2019 mencapai 2.936,02 hektar. Jumat (8/11).

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga awal bulan November 2019 tercatat luasan lahan terbakar di Tanjabtim mencapai 2.000 hektar lebih. 

"Dari hasil pengukuran akhir oleh tim BPBD, diketahui luas total kebakaran lahan pasca kemarau lalu mencapai 2.936,02 hektar," ujar Kabid Kesiapsiagaan Tanjabtim Rahmad Hidayat.

Lebih lanjut dikatakannya pula, dari total luasan lahan terbakar tersebut luas lahan terbakar terbanyak berada di Kecamatan Sadu. Dengan luasan lahan mencapai 1.055.76 hektar.

"Saat ini dapat dikatakan sudah terdata semua, terutama lahan-lahan yang luas hanya beberapa lahan kecil lagi yang belum," jelasnya.

Pastikan Pilkada Serentak 2020 Aman, Bawaslu Kerinci Ajak Mitra Evaluasi Pemilu 2019

Seminggu Warga Sumsel Diintai Polisi, Pengedar Narkoba Tak Berkutik Saat Disergap di Sarolangun

Empat Sungai Jadi Jalur Transportasi, Dishub Tanjabtim Usul Bangun 11 Halte Sungai dan Pelabuhan

Sebelumnnya Kepala BPBD Tanjab Timur M Jakfar, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, total luasan lahan terbakar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat ini mencapai 37,98 hektar lebih. Jumlah tersebut belum termasuk lahan yang yang saat ini masih dalam proses pemadaman di lapangan (belum terhitung).

Seperti yang terjadi di Desa Merbau, Nibung Putih daerah tersebut belum diketahui berapa luasan yang terbakar. Sementara itu untuk Desa Sukamaju luas yang terbakar 8,5 h. 

Selain itu saat ini tim sedang berada di Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, namun belum ada laporan terbaru yang masuk terkait perkembangan apakah api sudah padam atau masih dalam proses.

"37.98 hektar tersebut diketahui dari jumlah 18 titik hotspot. Dan semua kebakaran tersebut terjadi pada lahan kebun dan lahan milik masyarakat," jelas jakfar kepada Tribunjambi.com.

"Dari data tersebut wilayah yang paling luas terbakar di Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu dengan luasan 20,5 h lahan kosong," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved