Bus Trans Siginjai Koridor II Sengeti-Bandara Akan Mulai Mengaspal Awal Desember, Segini Tarifnya

Uji coba bus Trans Siginjai di Koridor II akan mulai dilaksanakan pada awal Desember 2019 mendatang.

Bus Trans Siginjai Koridor II Sengeti-Bandara Akan Mulai Mengaspal Awal Desember, Segini Tarifnya
IST
Mulai Beroperasi di Unja, Nyaman dan Murah dengan Menggunakan Bus Trans Siginjai 

Bus Trans Siginjai Koridor II Sengeti-Bandara Akan Mulai Mengaspal Awal Desember, Segini Tarifnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Uji coba bus Trans Siginjai di Koridor II akan mulai dilaksanakan pada awal Desember 2019 mendatang.

Sebanyak lima armada bus akan melayani masyarat di ruas jalan Sengeti Muaro Jambi - Bandara Sultan Thaha Kota Jambi tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Wing Gunariyadi, menyebut untuk tahap awal di koridor II ini dibuat sebanyak 20 halte, yang akan dipasang di titik strategis sesuai permintaan pihak kabupaten seperti di depan sekolah-sekolah.

Namun, dikatakan Wing tidak menutup kemungkian penempatan halte-halte tersebut akan dipindahkan, setelah dievaluasi, karena halte yang dibuat tersebut model portable alias bisa digeser.

"Rapat pendahuluan sudah kita lakukan, bersama pihak Pemkab Muarojambi dan Kota Jambi. Halte Kita tempat-tempatkan di titik strategis dulu, kalau kurang tahun depan bisa kita tambah," ujarnya.

Baru 60 Persen, Bakeuda Batanghari Akui Realisasi PBB Tak Akan Capai Target

8 Saksi Akan Dihadirkan untuk Kasus Pengemplang Pajak CV PLL, Negara Rugi 4,7 Miliar

8 Saksi Akan Dihadirkan untuk Kasus Pengemplang Pajak CV PLL, Negara Rugi 4,7 Miliar

Jalur di Koridor II ini lebih panjang, sementara armada hanya lima buah. Diakui Wing jarak waktu antar armada akan sedikit lama. "Pasti lama, soalnya armadanya kurang," sebutnya.

Nantinya penumpang Trans Singinjai Kiridor II ini akan dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 sekali naik, karena jarak tempuhnya lebih jauh dari koridor I. "Itu dari Sengeti-Bandara, itu satu tarif. Dan sudah disubsidi," sebutnya.

Wing mengaku untuk penambahan aramada dari pihak kementerian pada tahun 2020 belum ada. Hanya saja, akan ada evaluasi dari bus bantua kementrian di seluruh Indonesia yang belum jalan.

"Masih banyak daerah-daerah yang telah dibantu armada tapi tidak jalan karena tidak ada dana. Armadanya akan ditarik dan diberikan kepada daerah yang membutuhkan. Kita berusaha tetap mengajukan penambahan bus," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved