Berita Tanjab Timur

Sungai Simpang Kiri Alami Pendangkalan, Tahun 2020 Pemda Tanjabtim Prioritaskan Pengerukan

Sungai Simpang Kiri Alami Pendangkalan, Tahun 2020 Pemda Tanjabtim Prioritaskan Pengerukan

Sungai Simpang Kiri Alami Pendangkalan, Tahun 2020 Pemda Tanjabtim Prioritaskan Pengerukan
tribunjambi/Abdullah Usman
Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Tanjabtim Dedi Novrianika. Sungai Simpang Kiri Alami Pendangkalan, Tahun 2020 Pemda Tanjabtim Prioritaskan Pengerukan 

Sungai Simpang Kiri Alami Pendangkalan, Tahun 2020 Pemda Tanjabtim Prioritaskan Pengerukan

TRIBUNJAMBI.COM MUARA SABAK - Tahun 2020 mendatang, Pemerintah Daerah Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) melalui Bagian Pengairan Dinas PUPR Tanjabtim, menjadwalkan pengerukan Sungai Simpang Kiri.

Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Tanjabtim Dedi Novrianika, kepada Tribunjmbi.com Senin (4/11/2019) mengatakan, terkait kondisi Sungai Simpang kiri yang mengalami pendangkalan (sedimentasi). Untuk itu sesuai instruksi Bupati, bahwa permasalahan tersebut harus segera diatasi.

Empat Saksi Perkara Dugaan Korupsi Pengerukan Alur Sungai, Berikan Keterangan di PK Tonggung

Potret Apartemen Sederhana Anggun C Sasmi di Perancis, Tinggal Disana Sejak 1994

Cuma Dikabulkan Rp 6 Milyar, Pemda Tanjabtim Ajukan Kasasi Ke MA, Kasus Tertabraknya Jembatan Sabak

BARU Lahir, Bayi Perempuan Ini Hendak Dikubur Hidup-hidup Oleh Sang Kakek, Alasannya Bikin Miris!

Mengingat jalur Sungai Simpang Kiri tersebut merupakan jalur aktif transportasi air yang digunakan sebagai jalur penghubung.

"Saat ini kita tengah berkoordinasi dengan SDA PUPR provinsi, dimana pada tahun 2020 mendatang, akan dilakukan survei investigasi desain (SID) baru selanjutnya jenis penanganannya bisa dilakukan," paparnya.

"Tujuannya agar penanganan yang dilakukan dapat bertahan lama," tambahnya.

Menurut Dedi Novrianika, sedimentasi di kawasan sungai terbilang sangat cepat. Dalam melakukan penanganannya, harus matang baik persiapan dan pelaksanaan.

Keseriusan Bupati dalam melakukan penanganan pendakalan tersebut kata Dedi, tidak hanya sebatas wacana. Sebab, jika pengajuan ke provinsi tidak berjalan mulus bahkan Bupati menginginkan agar program dapat berjalan dengan menggunakan dana APBD.

Namun, untuk berapa panjang dan lebar pengerukan sungai yang akan dilakukan, masih menunggu SID. Pihaknya belum bisa mengestimasi sebelum keluar hasil survei.

"Selain Sungai Simpang Kiri ada beberapa sungai lagi yang mengalami pendangkalan. Diantaranya berada di Kecamatan Geragai tembus Rantau Karya, juga perlu dilakukan penggalian. Namun mungkin jangka panjang," bebernya.

Sungai Simpang Kiri Alami Pendangkalan, Tahun 2020 Pemda Tanjabtim Prioritaskan Pengerukan (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved