WIKIJAMBI: Kuliner Dermaga Puding, Dari Sekadar Tempat Nongkrong Hingga Pesan Moral yang Dijaga
Masyarakat Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau sendiri, menyebut lokasi bersantai tersebut dengan sebutan kawasan kuliner Dermaga Puding.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
Bercengkrama saling bertukar pikiran bagi kami yang berada jauh dari tempat keramaian ini sudah susah, dengan adanya tempat nongkrong ini dapat mempersatukan kami.
"Harapannya kedepan jauh lebih baik lagi, dan memicu tempat nongkrong lainnya," tuturnya.
Meski Sederhana Kuliner Dermaga Puding Menjadi Langganan Berkunjung Orang Besar di Tanjab Timur
Meski sederhana, tempat nongkrong ini juga kerap dikunjungi orang orang penting di daerah ini (Tanjab Timur) sebut saja Bupati Romi Hariyanto, Kapolres dan orang besar lainnya saat ada kunjungan di sekitar Rantau Rasau.
Acap kali mereka melakukan kegiatan di seputaran wilayah paling ujung timur Tanjabtim ini, mereka selalu menyisihkan sedikit waktu untuk sekedar nongkrong atau makan siang bersama.
"Bahkan pada malam hari tidak jarang orang orang besar tersebut, menikmati mancing bersama," ujar Syahrul
Mengingat spot mancing di wilayah tersebut sangat cocok bagi penggila mancing sungai. Terutama pecinta tarikan ikan baung dan patin yang pada bulan bulan tertentu merupakan musim ikan ikan jumbo berkumpul.
Pengelola berharap, para pemuda pemudi kreatif yang ada di Tanjab Timur khususnya Kecamatan Rantau Rasau dapat lebih berani menonjolkan diri dari segi positif.
Tentunya dengan kelebihan dan kemampuan yang mereka miliki, sehingga kebutuhan masyarakat atau pengunjung yang berada di Desa transit ini dapat menikmati atau terhibur dan nyaman ketika singgah di sini.
Juga harapannya peran pemerintah cukup diperlukan dalam pengembangan potensi kecil yang ada di daerah yang cukup jauh dari pusat kota seperti Kecamatan Rasau dan sekitarnya. (usn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/19082018_lomba-mancing_20180819_120549.jpg)