Breaking News:

Kisah Paspampres, Taktik "Akali" Pengamanan Soeharto Terendus, Perisai Soekarno Dilempar Granat

Paspampres harus siap dan rela mengorbankan nyawa untuk menjadi tameng hidup keselamatan presiden wapres dan tamu VVIP.

paspampres.mil.id
Paspampres Indonesia 

Satu di antara kesukaan Habibie adalah menyetir mobil sendiri.

Saat keinginan ini muncul, Habibie biasanya hanya memperbolehkan Komandan Paspampres dan ajudan untuk ikut serta dalam mobil tersebut.

4. Sarung dan Sandal Teman Gus Dur

Teman-teman Gus Dur ketika itu kerap mengunjungi Istana dengan menggunakan sarung dan sandal jepit sehingga tidak sesuai dengan protap, yakni berkemeja, sepatu, dan celana rapi.

Alhasil, Paspampres akhirnya melonggarkan protapnya dengan memperbolehkan tamu-tamu Gus Dur tersebut.

Gus Dur atau Abdurrahman Wahid (kanan) tertawa ketika berbincang bersama Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) KH Cholil Bisri dalam Musyawarah Pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Senin (10/6).
Gus Dur atau Abdurrahman Wahid (kanan) tertawa ketika berbincang bersama Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) KH Cholil Bisri dalam Musyawarah Pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Senin (10/6). ((Kompas/Agus Susanto))

Kepemimpinan Gus Dur yang kontroversial juga memicu banyak gelombang protes masyarakat.

Suatu ketika, pesawat Gus Dur yang baru mendarat dikepung demonstran.

Paspampres saat itu meminta Gus Dur tidak keluar karena ancaman yang mungkin muncul.

Namun, dengan santai, Gus Dur mengaku ingin turun dari pesawat.

“Mereka hanya butuh diajak ngobrol,” ucapnya enteng.

5. Nasi Goreng Mega

Ketika berada dalam iring-iringan dan melewati keramaian, Megawati kerap menurunkan kaca “mobil keras” (mobil pengamanan presiden) untuk sekadar menyapa dan melambaikan tangan kepada khalayak.

Karena “mobil keras” didesain untuk pengamanan tertutup, fungsi naik kaca mobil ini sering rusak dan butuh perbaikan.

MEGAWATI PIDATO
Megawati Soekarnoputri. (Tribunnews.com)

Megawati juga suka berkeliling Ibu Kota dengan menggunakan VW Caravelle.

Suatu ketika, saat menggunakan mobilnya itu, Megawati ingin mencicipi nasi goreng Kebon Sirih.

Maka, Paspampres-lah yang kemudian memesan nasi goreng itu dan memastikan keamanan nasi goreng itu.

Setelah aman, nasi goreng itu baru diberikan kepada Megawati.

6. SBY Minimal 5 Meter

Protokoler pada masa pemerintahan SBY sangat tertib dan teratur dijalankan dengan pengamanan Paspampres.

Setiap acara temu warga hingga doorstop bersama wartawan, Paspampres memastikan ada jarak 5 meter dengan Presiden SBY.

Foto SBY dengan judul Tumpukan Buku pun Bisa Dijadikan Meja di Instagram milik Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Foto SBY dengan judul Tumpukan Buku pun Bisa Dijadikan Meja di Instagram milik Ibu Negara Ani Yudhoyono. (Ani Yudhoyono)

Pada era pemerintahan SBY ini pula, Grup D Paspampres yang bertugas mengamankan para mantan presiden dan mantan wakil presiden dibentuk.

7. Pesawat Ekonomi Iriana Jokowi

Setelah Jokowi dilantik, jutaan warga memenuhi sepanjang Semanggi hingga Istana Merdeka.

Iring-iringan kendaraan yang mengangkut Jokowi pun terjebak kemacetan parah.

Ibu Negara Iriana Jokowi dan Arvan
Ibu Negara Iriana Jokowi dan Arvan (Twitter)

Paspampres pun memutuskan berjalan kaki sampai ke Istana sambil menghalau massa yang ada di sekeliling mobil Jokowi.

Kisah menarik juga datang dari keluarga Jokowi yang dikenal sederhana.

Ibu Negara Iriana Jokowi, misalnya, lebih suka pulang ke Solo, Jawa Tengah, dengan menggunakan pesawat komersial di kelas ekonomi.

Paspampres pun harus berimprovisasi.

Sudah terbayang kan bagaimana Paspampres bertugas melakukan pengawalan. (Visual Interaktif Kompas)

Hotel Waldorf, New York dan Paspampres.
Hotel Waldorf, New York dan Paspampres. (kolase/hotels.com/kompas)

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Trik Paspampres 'Mengakali' Presiden dan Keluarga Tapi Ketahuan, Kisah Tak Terekspose Pengawalan

Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved