Kisah Enny Peraih Penghargaan Penyuluh Terbaik di Provinsi Jambi, Sehari Tempuh Perjalanan 100 Km

Enny Maysari S, SP (39) merupakan peserta terbaik dalam Pekan Daerah Petani Nelayan Provinsi Jambi,.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Teguh Suprayitno
dok.Enny
Kisah Enny peraih penghargaan penyuluh terbaik di Provinsi Jambi. 

Kisah Enny Peraih Penghargaan Penyuluh Terbaik di Provinsi Jambi, Sehari Tempuh Perjalanan 100 Km

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Enny Maryani S,SP (39) merupakan peserta terbaik dalam Pekan Daerah Petani Nelayan Provinsi Jambi, yang digelar oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jambi, beberapa waktu lalu.

Atas penghargaan itu, dia mendapatkan hadiah umrah. Kepada Tribunjambi.com, Enny menceritakan perjuangannya sebagai THL TBPP di Dinas TPHP Kabupaten Bungo.

Tribunjambi.com menemuinya pada sela-sela aktivitas, Sabtu (2/11/2019). Perempuan berusia 39 tahun itu mengaku sudah 14 tahun bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP) di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bungo.

Saat ini, dia bertugas sebagai penyuluh di Karak Apung, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo. Jaraknya sekitar 50 km dari Kota Muara Bungo. Dia menempuh jarak sejauh itu, hampir tiap hari.

Gubernur Jambi Tandatangani MoU Pengembangan Family Farming, Ini Keuntungan untuk Petani

Ahok BTP dengan Puput Nastiti & Veronica Tan Bahagia di Jalan Masing-masing

Anies Sebut Sistem E-Budgeting Warisan Jokowi-Ahok Tidak Smart, Ahok: Pak Anies Terlalu Over. . .

Sehari-hari, dia mengendarai sepeda motor ke tempat kerjanya. Sekitar 100 km roda sepeda motornya menggilas aspal setiap kali dia mengabdikan diri sebagai penyuluh masyarakat di sana.

"Saya domisili di Muara Bungo. Kerja di Karak Apung, Bathilu (Bathin III Ulu). Jadi pembalap tiap hari kerja," katanya, mulai mencairkan suasana.

Ibu dua anak ini mengaku asyik melakoni keseharian yang penuh perjuangan itu. Menurutnya, memberikan penyuluhan kepada masyarakat adalah pekerjaan mulia.

Dia pernah membantu masyarakat dalam pengendalian hama keong emas. Dibeberkannya, ada dua cara yang dilakukan, yaitu dengan menggunakan sekam padi dan dengan menggunakan rebung.

Tidak hanya itu, hewan yang sering dianggap hama tersebut juga ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pemicu pertumbuhan tanaman, dengan membuatnya menjadi mikroorganisme lokal (Mol).

Selain itu, dia bersama rekan dan masyarakat sekitar juga memanfaatkan jeringau untuk membasmi hama tikus.
Enny yang juga menyukai seni sastra ini sempat menyampaikan aspirasinya untuk mengangkat THL sebagai PNS pada 2016 lalu.

"Saya ingat, tahun 2016 lalu kami sempat ke Jakarta. Saya perwakilan dari Jambi, untuk menyuarakan itu," kenangnya.

Usaha itu, menurutnya, tidak sia-sia. Enam di antara THL diangkat menjadi PNS, meski dia tidak termasuk di dalamnya karena terhalang usia. Meski demikian, tidak menjadi penghalangnya untuk terus berbuat pada masyarakat.

"Yang penting itu berbuat. Berbuat saja yang terbaik," kata lulusan Fakultas Pertanian UMB ini.

Kader Gerindra Mulan Jameela Anggota DPR RI, Ahmad Dhani Daftar Jadi Calon Wali Kota Surabaya 2020

Mengintip Foto Cantik Novita Ariyanti, Istri Cantik Ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule

Ahok BTP dengan Puput Nastiti & Veronica Tan Bahagia di Jalan Masing-masing

Di tempat kerjanya, sekitar dua kali sebulan mereka mengadakan penyuluhan di Sekolah Dasar (SD) di sana. Itu ditujukan agar anak-anak paham dan mampu mengaplikasikan ilmu pertanian dalam kehidupan sehari-hari nantinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved