Diduga Bunuh Diri, Mahasiswi Cantik di Palembang Tewas di Sungai Musi, Ada Surat Wasiat
Sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran sungai Musi mengagetkan warga, Jumat (1/11/2019) pagi. Inta Ferin diduga tewas bunuh diri
Teman Kost Panik, Mahasiswi di Palembang Tewas Mengambang di Sungai Musi, Ada Surat Wasiat
TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran sungai Musi mengagetkan warga, Jumat (1/11/2019) pagi.
Jenazah itu adalah Inta Ferin (22 tahun), mahasiswi universitas PGRI Palembang yang dinyatakan hilang sejak Rabu (30/10/2019) lalu.
Kasat Polair Resta Palembang, Kompol Cahyo Yudo Winarno mengatakan, jenazah tersebut ditemukan di perairan sungai Musi tepatnya di depan dermaga kontainer Pelabuhan Boom Baru.
• 8 Pro Kontra Larangan Cadar & Celana Cingkrang, Ustaz YM: Tidak Bhineka, Ormas: Tidak Salah
"Informasi itu kami terima dari laporan warga pada pukul 06.45 wib," ujarnya.
Personil sat pol air Polresta Palembang dengan langsung mendatangi lokasi kejadian.
Saat ditemukan, jenazah tersebut menggunakan baju biru celana hitam panjang dan memakai cincin perak di jari tangan kanan.

Ada juga anting-anting emas bulat di telinganya.
"Kemudian kami melakukan evakuasi untuk selanjutnya jenazah tersebut kami bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan," ucapnya.
Temukan Sandal dan Tas
Sebelum ditemukan tewas mengapung di aliran sungai Musi, seorang teman Inta Ferin menemukan sandal dan tas milik korban.
• Kusnan Hadi Gugat BPJS Kesehatan, Yang UMR Kecil, Kasihan
Barang tersebut ditemukan tergeletak di satu sudut jembatan Musi 4 Palembang.
Andika (19 tahun), teman satu kampung sekaligus tinggal bersebelahan tempat kos dengan korban selama di Palembang mengatakan, dirinya menemukan barang-barang tersebut ketika mencari keberadaan Inta yang tiba-tiba menghilang.

"Saya cek kamar kosnya. Di situ ditemukan HP, lalu saya periksa dan dari situ diketahui Inta sempat order ojek online sebanyak 2 kali."
"Tujuannya ke jembatan Musi IV. Lalu dari situ kami ke sana dan ditemukanlah barang-barang itu," ujar Andika, Jumat (1/11/2019).