Camilan Asin, Benarkah Bisa Bikin Gemuk?

Namun, menurut temuan terbaru hobi mengasup makanan yang asin juga bisa meningkatkan berat badan.

Camilan Asin, Benarkah Bisa Bikin Gemuk?
viralnova.com
burger 

Camilan Asin, Benarkah Bisa Bikin Gemuk?

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Konsumsi makanan yang mengandung garam tinggi selama ini hanya dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.

Namun, menurut temuan terbaru hobi mengasup makanan yang asin juga bisa meningkatkan berat badan.

Hasil penelitian yang dimuat dalam The Journal of Clinical Investigation menunjukkan, makanan asin dapat menurunkan kadar haus sehingga kita justru jadi lebih banyak makan dan akhirnya kegemukan.

Asupan harian garam yang direkomendasikan adalah 2.400 mg.

Danger Tiramisu
Danger Tiramisu (IST)

Namun, jika kita memiliki tekanan darah tinggi disarankan untuk mengasup garam tak lebih dari 1.500 mg atau kurang dari tiga perempat sendok makan.

Makanan yang mengandung garam tinggi ada di sekitar kita, bahkan yang sebenarnya rasanya tidak asin pun mengandung natrium tinggi.

Misalnya saja saus, kecap, makanan beku, makanan kalengan, hingga keripik dan mi instan.

Tolak Berhubungan Badan dan Berusaha Lari Tanpa Busana, Veronika Tewas Dibacok Yohanes

UMP Jambi 2020 Naik Kisaran Rp 206 Ribu, Bandingkan dengan UMP 34 Provinsi, Berlaku Mulai 1 Januari

Untuk mengurangi asupan garam, konsumsi sayuran dan buah segar.

Masak sendiri di rumah juga memudahkan kita mengontrol kadar garam yang dipakai.

Dibutuhkan waktu 6-8 minggu untuk melatih lidah agar terbiasa dengan makanan yang rasanya tidak asin.

Namun, jika sudah berhasil, biasanya kita akan tidak suka lagi dengan makanan kemasan karena rasanya terlalu asin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Kebanyakan Camilan Asin Bisa Bikin Gemuk"
https://lifestyle.kompas.com/read/2019/10/29/100454420/kebanyakan-camilan-asin-bisa-bikin-gemuk

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved