Resmi Jadi Kapolri Gantikan Tito Karnavian, Begini Rekam Jejak Komjen Pol Idham Aziz!

Komjen Pol Idham Azis resmi jabat Kapolri gantikan Tito Karnavian yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri.

Editor: Heri Prihartono
Tribunnews
Idham Aziz Kapolri baru 

TRIBUNJAMBI.COMKomjen Pol Idham Aziz resmi jabat Kapolri gantikan Tito Karnavian yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri.

Komisi III DPR menyetujui Komjen Pol Idham Aziz sebagai calon Kapolri secara Aklamasi.

"Semua fraksi berkesimpulan bahwa tidak perlu membuat pandangan fraksi, namun keputusan yang diambil adalah semua Kapoksi (Ketua Kelompok Fraksi) melalui keputusan aklamasi. Aklamasi untuk menyetujui saudara Komjen Idham Azis menjadi Kepala Kepolisian RI," kata Ketua Komisi Herman Hery di ruang Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Herman melanjutkan, atas persetujuan ini, pihaknya akan segera bersurat kepada pimpinan DPR, untuk mengagendakan rapat paripurna pengesahan Kapolri terpilih. Rapat paripurna rencananya digelar Kamis (31/10/2019) besok.

Kapolda Metro Jaya Irjend Idham Azis saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/9/2018).
Kapolda Metro Jaya Irjend Idham Azis saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/9/2018). ((Kompas.com/Sherly Puspita))

"Pada sore hari ini kita langsung pada keputusan tingkat pertama, dan setelah itu sore ini juga akan bersurat kepada pimpimpinan DPR untuk besok diagendakan dalam rapat paripurna," ujar Herman.

Atas uji kelayakan dan kepatutan serta persetujuan yang diberikan DPR ini, Idham mengucapkan terima kasih. Idham Azis berjanji bakal melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

"Izinkan saya memberikan komitmen, saya akan melaksanakan tigas secara baik dan penuh dengan rasa tanggung jawab melalui slogan pengabdian yang terbaik untuk institusi Polri," kata Idham.

NasDem Inginkan Kursi Wagub Tetap Kosong, Agus Roni : Biarlah Begitu Sampai Akhir

Jejak Karier

Dikutip dari wikipedia, Idham Azis berpengalaman dalam bidang reserse dan antiteror. Ia pun termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat cukup cepat di Polri.

Lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Januari 1963, Idham Azis lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988.

Ia mengawali karier sebagai anggota Pamapta Polres Bandung.

Pada Januari 1989, Idham Azis didapuk sebagai Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Polres Bandung.

Karier Idham Azis mulai melejit setelah tergabung dalam Operasi Kobra, yang bertugas memburu Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, anak Presiden Soeharto yang buron terkait kasus pembunuhan Hakim Agung.

Saat itu, Idham bertugas di Unit Harda Polda Metro Jaya.

BLAK-BLAKAN Inul Daratista Ngaku Disekap di Batam Dipaksa Nyanyi di Lokalisasi: Mataku Ditutup

Tim Kobra ini dikepalai oleh Tito Karnavian, mantan Kapolri yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri.

Perburuan Tommy Soeharto menuai hasil gemilang. Nama Idham Azis, bersama Tito Karnavian dan anggota tim Kobra lainnya, mulai bersinar.

Saat tergabung dalam tim Bareskrim, Idham Azis kembali menunjukkan prestasi cemerlang.

Ia bersama para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, Rycko Amelza Dahniel, berhasil menumpas teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Jawa Timur, pada tanggal 9 November 2005.

Penumpasan teroris kelompok Dr Azahari menjadi sorotan utama nasional kala itu, mengingat sepak terjang kelompok ini dianggap sangat meresahkan publik.

Alhasil, Idham Azis bersama Tito Karnavian dan lainnya, mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto.

Pada malam tanggal 10 November 2005, Brigjen Surya Dharma memanggil dan memerintahkan Idham Azis untuk berangkat ke Poso.

Keesokan harinya, Idham Azis terbang dari Surabaya menuju Palu dan tiba di Poso pada sore harinya untuk bergabung kembali dengan Tito Karnavian yang sudah berada di sana.

Usut punya usut, Tito Karnavian ternyata meminta Idham Azis untuk menjadi wakilnya dalam kasus investigasi mutilasi tiga gadis Kristen yang terjadi di Poso.

Per tanggal 12 November 2005, Idham Azis resmi menjadi Wakil Ketua Satgas Bareskrim Poso, mendampingi Tito Karnavian.

Sejak 2005 hingga 2008, Idham Azis banyak bergelut di bidang Densus 88 Antiteror.

Akhir 2008, ia mendapat promosi sebagai Kapolres Jakarta Barat.

Idham Azis kemudian ditunjuk menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, lalu Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri.

Kemampuannya di bidang anti-terorisme membuat Kapolri mempercayakan Idham Azis menjabat di Sulawesi Tengah, yang rawan dengan kelompok sipil bersenjata.

Awal tahun 2015, Idham Azis juga dilibatkan dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah.

Pada Februari 2016, Idham Azis kemudian dimutasi menjadi Inspektur Wilayah II Inspektorat Wilayah Umum Polri.

Tujuh bulan berselang, ia dipercaya mengemban jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri

Pada Juli 2017, Idham Azis dipromosikan menjadi Kapolda Metro Jaya.

Karier Idham Azis terus bersinar. Januari 2019, ia didapuk sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

Lalu 23 Oktober 2019, Idham Azis diusulkan menjadi calon tunggal Kapolri menggantikan Tito Karnavian.

Hari ini, Rabu (30/10/2019), Komisi III DPR RI secara aklamasi setuju pencalonan Idham Azis memimpin Korps Bhayangkara, menggantikan Tito Karnavian. (*/berbagai sumber)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul SAH, Kapolri Idham Azis Menggantikan Tito Karnavian, Seluruh Anggota Komisi III DPR RI Setuju, https://medan.tribunnews.com/2019/10/30/sah-kapolri-idham-azis-menggantikan-tito-karnavian-seluruh-anggota-komisi-iii-dpr-ri-setuju?page=all.

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved