Breaking News:

Cuitan Panas Andi Arief, Anak SBY Tak Masuk Kabinet Jokowi karena Pengaruh Dendam Megawati

Benarkah anak SBY tak masuk kabinet Jokowi karena pengaruh dendam Megawati Soekarnoputri? Cuitan panas Andi Arief kembali muncul.

Editor: Edmundus Duanto AS
Tribunwow
Andi Arief, Wasekjen Partai Demokrat. 

"Tentu saja @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah. Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," lanjut Andi Arief dalam cuitannya.

Andi Arief tuding Megawati benci anak cucu SBY.
Twitter @AndiArief_
Andi Arief tuding Megawati benci anak cucu SBY.

Namun, tudingan Andi Arief langsung dibantah oleh putri Megawati, Puan Maharani.

Hal ini seperti dikutip GridHot.ID dari Kompas.

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan, tidak ada dendam dalam antara Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Puan mengatakan, hubungan dua mantan presiden itu baik-baik saja. "Baik-baik sajalah.

Kenapa? Saya sering ketemu (Pak SBY), ibu juga ketemu. Kemarin pelantikan juga bareng-bareng," ujar dia.

Megawati dan SBY di pelantikan Jokowi
Kompas TV
Megawati dan SBY di pelantikan Jokowi
 

Puan juga membantah isu yang menyebutkan ada yang menjegal langkah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Puan mengatakan, persoalan penyusunan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.

"Ini kan hak prerogatif presiden, kemudian prosesnya sudah panjang dengan pertimbangan yang matang. Jadi kalau kemudian ada yang menyampaikan atau mengatakan hal-hal seperti itu ya lihat dululah proses dan perjalanan dari pemilu sampai sekarang," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Dikutip dari Tribun Medan, konflik di antara Megawati dan SBY sendiri berawal dari niat SBY maju Pilpres 2004. Saat itu, Megawati menjabat sebagai presiden.

Halaman
123
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved