Diduga Tempat Peribadatan Kuno, Tugu di Kecamatan Limun Dikenal Warga Sebagai "Makam Keramat"
Di bawah benda seperti pura itu memang ada pelataran atau teras kurang lebih panjang dua meter dan lebar 1 meter
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Nani Rachmaini
Dalam penelusuran ini, Tribunjambi.com sangat keterbatasan narasumber yang bisa menjelaskan keberadaan benda itu. Pasalnya, masyarakat baru mengetahui bahwa adanya benda itu.
Di sisi lain tempat atau benda itu persis terletak di perkebunan karet liar dan berdekatan dengan aktifitas penambangan, baik itu penambang batu dan PETI.
• Mahfud MD Sengaja Tak Mau Anaknya Dikenal, yang Wanita Sampai Diberi Susu, Dikira Anak Tak Mampu
Terdengar jelas jika di sekitar lokasi mesin dompeng penggerak PETI masih beraktifitas.
Meski demikian, hal ini sangat perlu diperhatikan, karena ancaman penggusuran oknum pelaku penambangan tetap selalu ada.
Seiring masih dilakukannya dari gerusan tangan eskavator (alat berat) yang bekerja tanpa henti, dan berharap pada kemurahan alam.
Keberadaan benda itu sampai saat ini masih menimbulkan banyak tanya.
Apa sebenarnya situs itu.?
Periode atau kapan benda itu menetap di sana.?
Kenapa dibangun benda itu di wilayah itu.?
Yang jelas, benda ataupun situs itu sampai saat ini masih berdiri kokoh dan benar adanya.
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:
.
(Cwa)