Berita Jambi
Dapat 40 Paket Pelatihan, Pemerintah Pusat Kurangi Paket Pelatihan di BLK Jambi Tahun 2020
Dapat 40 Paket Pelatihan, Pemerintah Pusat Kurangi Paket Pelatihan di BLK Jambi Tahun 2020
Penulis: Zulkipli | Editor: Deni Satria Budi
Dapat 40 Paket Pelatihan, Pemerintah Pusat Kurangi Paket Pelatihan di BLK Jambi Tahun 2020
TRIBUJNJAMBI.COM, JAMBI - Sepanjang tahun 2019 ini, Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Jambi, telah melatih sebanyak 1.120 orang tenaga kerja yang terampil diberbagai bidang.
Bidang pelatihan kejuruan tersebut antara lain service sepeda motor konvensional, pemeliharaan kendaraan ringan konvesional, mengerjakan finishing kayu dengan teknik oles, penggambaran bangunan dengan perangkat lunak CAD, dan pengoperasian komputer dasar.
Selain itu pelatihan teknisi akutansi junior, pembuatan design grafis, perkakitan komputer, teknisi telpon seluler, teknisi audio vidio, pemasangan listrik bangunan sederhana, pengoperasian mesin bubut, juga asisten pembuat pakaian.
• BLK Tanjab Timur Keluarkan 32 Sertifikat Bertaraf Nasional Gratis, Catat Ini Syaratnya
• Nobar Video Online Live Streaming France Open 2019 Babak Perempatfinal, Indonesia Menyisakan 5 Wakil
• Ada 10 Subkejuruan, Ratusan Peserta Ikut Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Bungo
Juga ada pelatihan menjahit pakaian sesuai style, pembuatan aksesoris busana dengan mesin bordir manual, pembuatan roti dan kue, juru las, dan peralatan Ac Split.
Kepala Balai Latihan Kerja Provinsi Jambi, Yahya Buwati, saat diwawancarai Tribunjambi.com Jumat (25/10/2019) mengatakan, tahun ini Pemprov Jambi mendapat 70 paket pelatihan untuk 18 bidang kejuruan dari Pemerintah Pusat. Masing-masing paket diisi 16 orang peserta.
"Alhamdulillah, pelatihannya sudah rampung semua, kita tepat waktu. Tinggal menunggu tahun depan lagi, begitupun yang dari APBD sudah lama selesainya," jelas Yahya.
• Fakta tentang Orang Tua Ahok, Benarkah Nenek Moyangnya Kaya Raya dengan Warisan Melimpah
• Tak Melulu Anak Artis Ikut Jejak Orang Tuanya, seperti 4 Sosok Ini, Bahkan Ada yang Jadi Atlet
• Ternyata Mandi Sehari Sekali Baik untuk Kesehatan, Simak Alasannya!
• Jarak Pandang Tertutup Kabut Asap, Wings Air dan Nam Air Tujuan Muara Bungo Batal Terbang
Para peserta pelatihan telah dibekali skill sesuai bidang ilmu yang diambil dan dilengkapi dengan sertifikat keahlian yang dikeluarkan oleh BLK.
Yang kemudian kembali diuji dan disertifikasi oleh pihak Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan.
Mereka telah diberi pelatihan selama 30 hari hingga 40 hari oleh tenaga instruktur profesional baik dari BLK maupu dari luar.
"Tujuannya program inikan menyiapkan tenaga terampil dan siap kerja baik diperusahaan maupun berusaha secara madiri," beber Yahya.
Diakui Yahya, untuk saat ini memang belum ada laporan pasti peserta telah bekerja dimana saja setelah mendapat pelatihan dari BK.
"Kelemahan kita itu, kita tidak tahu serapan tenaga kerja dimana saja, karena setelah selesai dari sini, mereka tidak ada melapor lagi. Program ini akan kita fikirkan lagi, tapi kalau kelistrikan itu banyak di PLN," ungkapnya.
Untuk tahun 2020 dijelaskan Yahya, jumlah paket pelatihan yang diberikan pemerintah pusat berkurang menjadi 40 paket.
Padahal sebelumnya kata Yahya, telah diusulkan sebanyak 100 paket pelatihan. Untuk bidangnya pun menurut Yahya baru akan diketahui pada awal tahun, karena ditentukan pemerintah pusat.