Berita Batanghari

Tunggakan Capai Rp 1 Milyar, Ribuan Pelanggan PLN di Batanghari Menunggak Bayar Listrik

Tunggakan Capai Rp 1 Milyar, Ribuan Pelanggan PLN di Batanghari Menunggak Bayar Listrik

Tunggakan Capai Rp 1 Milyar, Ribuan Pelanggan PLN di Batanghari Menunggak Bayar Listrik
PLN Rayon Batanghari Ganti 3000 KWH Meter Listrik yang Buram. Tunggakan Capai Rp 1 Milyar, Ribuan Pelanggan PLN di Batanghari Menunggak Bayar Listrik 

Tunggakan Capai Rp 1 Milyar, Ribuan Pelanggan PLN di Batanghari Menunggak Bayar Listrik 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Muara Bulian menyebut, kini tunggakan pelanggan di Muarabulian kurang lebih mencapai Rp 1 miliar dengan jumlah pelanggan yang menunggak sebanyak 1.000 pelanggan.

Tunggakan sebesar itu, mengganggu upaya PLN Muara Bulian meningkatkan pelayanan. Informasi ini diungkapkan Manajer PLN ULP Muara Bulian, Agustina Pertiwi saat dijumpai diruangannya, Senin (21/10/2019).

Untuk menuntaskan permasalahan tersebut, diakuinya, PLN ULP Muarabulian akan terus melakukan imbauan dan sosialisasi kepada pelanggan yang belum membayar tagihan listriknya kepada PLN.

Pasha Ungu Berpantun, Antar H Bakri Mendaftar Balon Gubernur Ke Demokrat, Ini Bunyi Pantunnya

Kondisi Kabel PLN di Mendahara Ilir Semrawut, Warga Khawatir Kembali Jatuh Korban

4 Tersangka Korupsi Diungkap Kejari Batanghari Sepanjang 2019, Berikut Kasus dan Tersangkanya

Kabut Asap Masih Menyelimuti Kecamatan Mestong, Bau Menusuk Hingga ke Dalam Rumah

Imbauan yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini pihaknya akan memberikan surat himbauan kepada seluruh pelanggan PLN di rumah pelanggan masing-masing. Surat imbauan ini berupa sanksi menunggak pembayaran listrik.

"Surat imbauan itu akan kita bagikan langsung ke rumah pelanggan, baik yang menunggak maupun yang tidak menunggak," katanya.

Disamping itu, pihak PLN akan terus melaksanakan eksekusi pada seluruh pelanggan yang menunggak pembayaran listrik.

"Ini diberlakukan pada pelanggan yang tunggakan listrik di atas satu hingga tiga bulan," katanya.

Agustina Pertiwi menegaskan, sambungan listrik pelanggan yang menunggak satu bulan, untuk itu PLN berhak melakukan pemutusan sementara aliran listrik di rumah pelanggan.

"Kemudian tunggakan dua bulan meskipun belum lewat tanggal 20, akan dikenakan sanksi pembongkaran kWh meter dan MCB, atau diputus kabel dari tiang, serta migrasi ke kWh meter prabayar," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved