Misteri Sarung KH Ma'ruf Amin Terjawab, Ini Pakaian yang Pernah Digunakan saat Acara Resmi
Pakaian yang akan dikenakan Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin saat pelantikan, Minggu (20/10/2019), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, memang m
Sedangkan Ma’ruf Amin tetap setia mengenakan setelan khas ulama dengan jas abu-abu, celana panjang dibalut sarung, dan kopiah hitam.
Ma’ruf Amin tetap setia mengenakan setelan khas ulama dengan jas abu-abu, celana panjang dibalut sarung, dan kopiah hitam.
Dua pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengikuti kata-kata yang diserukan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman dan Ketua Bawaslu RI Abhan saat Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (23/9/2018).
Sementara itu, capres nomor urut dua, Prabowo Subianto, mengenakan pakaian adat Jawa Tengah dengan atasan beskap berwarna coklat muda dan blangkon.
Adapun cawapres Sandiaga Uno mengenakan pakaian dan kain khas Teluk Belanga, Riau, atau berciri khas Melayu yang berwarna seragam dengan Prabowo.

Penampilan Ma’ruf Amin yang selalu mengenakan sarung ini ternyata terus dipertahankan dalam sejumlah acara penting.
Hal ini terlihat saat acara debat capres-cawapres, penetapan capres-cawapres terpilih oleh KPU pada Juni 2019, sidang tahunan MPR pada 16 Agustus, hingga pelantikan anggota DPR/MPR periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Jakarta, awal Oktober lalu.
Saat penetapan capres-cawapres di Kantor KPU, Ma’ruf Amin kembali mengenakan setelah jas dan sorban putih dengan sarung hijau serta peci hitam.
Pada sidang tahunan MPR, Ma’ruf Amin mengenakan setelan jas dan sarung hitam.
Sementara saat pelantikan anggota DPR/MPR periode baru, Ma’ruf Amin mengenakan setelan jas dan sarung biru tua.
Dari sejumlah acara resmi ataupun kenegaraan yang dihadiri Ma’ruf Amin, tercatat hanya beberapa kali Ma’ruf Amin tidak mengenakan sarung.
Salah satunya yakni saat menghadiri pidato kenegaraan presiden yang digelar setelah sidang tahunan MPR pada 16 Agustus.
Awalnya memang Ma’ruf Amin mengenakan setelan jas dan sarung seperti biasa.
Namun, saat jeda istirahat, Ma’ruf Amin mengganti pakaiannya dengan setelan adat Betawi hitam dan bercelana panjang serta sematan kain batik kuning di pinggang.
Ini sekaligus mengikuti tema dari Presiden Jokowi yang juga mengenakan pakaian adat sasak dari Nusa Tenggara Barat.