NYINDIR atau Nyinyir? Ini Komentar Ahok Lihat Bus Asal China yang Kembali Berjaya di Masa Anies
PT Transportasi Jakarta mengoperasikan bus merek Zhong Tong baru-baru ini. Zhong Tong dan bus-bus lainnya buatan China itu pernah menjadi sorotan Basu
"Mungkin ada pertimbangan lain atau busnya (Zhong Tong) sudah sekelas sama bus-bus terkenal dari Eropa?" tutur dia.
Ahok tidak mau berkomentar saat ditanya apabila bus Zhong Tong yang dioperasikan itu kembali mogok atau terbakar.
• Raih Sepatu Emas ke-6, Lionel Messi Susul Rekor Cristiano Ronaldo
• Prabowo Safari Politik ke Koalisi Jokowi, Rocky Gerung Sebut Kekuasaan Sedang Dimainkan
• Resmi, Setelah Perjuangan Ruben Onsu, Bertrand Peto Diangkat Anak, Akan Warisi Bisnis?
Namun, dia menyatakan harus ada pihak yang berani bertanggung jawab jika bus itu kembali bermasalah seperti pada era dia menjabat.
"Harus ada yang berani tanggung jawab," kata Ahok.
Penjelasan Transjakarta
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo menjelaskan, bus merek Zhong Tong dioperasikan untuk melaksanakan kontrak dengan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD).
"Pengoperasian bus ini adalah bentuk dari pelaksanaan kontrak tahun 2013," ujar Nadia, Senin (14/10/2019).
Nadia menyampaikan, saat itu PPD tidak bisa menyerahkan bus kepada PT Transjakarta pada waktu yang ditentukan.
Kedua pihak pun berselisih dan membawa masalah itu ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).
"Pada Juli 2018, BANI mengeluarkan putusan agar Transjakarta mengoperasikan 59 unit bus gandeng merek Zhong Tong berdasarkan kontrak tahun 2013 dan PPD tetap membayarkan penalti dari wanprestasinya," kata dia.
Harus penuhi standar
Selain itu, kata Nadia, bus merek Zhong Tong yang kembali dioperasikan harus memenuhi standar pelayanan minimum (SPM) yang ditetapkan PT Transjakarta.
• ASAL Mula Walikota Medan Terjaring OTT KPK, Palak Kepala Dinas Demi Bawa Anak Istri ke Jepang
• Kekecewaan Ari Lasso Konser Batal Beberapa Saat Sebelum Manggung, Ada yang Tidak Profesional
"Yang jelas untuk yang sekarang harus sudah siap guna operasi. Artinya semua standar minimum harus dipenuhi sebelum bus berangkat pelayanan," ujar Nadia.
PT Transjakarta berkaca pada kasus beberapa tahun lalu saat bus buatan China itu beberapa kali bermasalah, baik mogok maupun terbakar.
Komponen dari Eropa, Amerika, Korea