Ini Gambaran APBD 2020 Kabupaten Muarojambi dari Pendapatan hingga Belanja Daerah Rp 1,5 Triliun

Bupati Muarojambi, Masnah Busro memaparkan gambaran umum struktur rancangan peraturan daerah Kabupaten Muarojambi tentang APBD 2020.

Ini Gambaran APBD 2020 Kabupaten Muarojambi dari Pendapatan hingga Belanja Daerah Rp 1,5 Triliun
Tribunjambi/Samsul Bahri
Bupati Muaro Jambi Masnah Busro saat rapat paripurna DPRD Muaro Jambi. 

Ini Gambaran APBD 2020 Kabupaten Muarojambi dari Pendapatan hingga Belanja Daerah Rp 1,5 Triliun

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Bupati Muarojambi, Masnah Busro memaparkan gambaran umum struktur rancangan peraturan daerah Kabupaten Muarojambi tentang APBD Kabupaten Muarojambi tahun anggaran 2020.

Paparan ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muarojambi, Senin (14/10). Rapat ini dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi, Yuli Setia Bakti, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi, Agustian Mahir, Ahmad Haikal.

Bupati Msnah menyebut bahwa Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 1,4 triliun. Sementara untuk Pendapatan Asli Daerah diproyeksikan sebesar Rp 99 miliar. Dana perimbangan diproyeksikan sebesar Rp 1,1 triliun rupiah, lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp 256 miliar rupiah.

"Belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 1,5 triliun rupiah. Belanja daerah tersebut terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung," ujarnya.

Kabut Asap Kembali Muncul, Kesehatan Anak-anak di Batanghari Terancam

Dewan Dukung Bupati Batanghari Pecat Kepala Sekolah yang Lakukan Pungli

ROCKY Gerung Berpaling dari Prabowo, Nyatakan Siap Beroposisi, Roger: Nggak Butuh Tokoh Seperti Dia

Lebih lanjut, belanja tidak langsung diproyeksikan sebesar Rp 869 miliar rupiah yang terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Subsidi, Belanja Hibah, Belanja Bagi Hasil, Belanja Bantuan Keuangan dan Belanja Tidak Terduga.

"Belanja langsung di proyeksi sebesar Rp 671 miliar rupiah," sebutnya.

Sementara itu untuk pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp 81 miliar rupiah. Itu terdiri dari Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan. Untuk penerimaan pembiayaan dari estimasi silpa diproyeksi sebesar Rp 86 miliar rupiah.

"Untuk pos pengeluaran pembiayaan diproyeksi sebesar Rp 5 miliar rupiah, diperuntukan untuk pemenuhan kecukupan modal pada Bank Pembangunan Jambi dalam bentuk penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Muarojambi pada Bank Pembangunan Daerah Jambi," terangnya.

Disebutkan Bupati Masnah berdasarkan hal tersebut rencana pendapatan daerah dan belanja daerah tersebut diatas maka APBD Kabupaten Muarojambi tahun 2020 diproyeksikan sebesar Rp 81 miliar rupiah. Namun dikatakan Bupati, defisit tersebut akan ditutupi melalui surplus pembiayaan neto daerah.

"Sehingga APBD Kabupaten Muarojambi 2020 tetap akan mengalami anggaran seimbang pada angka di proyeksi sebesar Rp 1,5 triliun rupiah," pungkasnya.

"APBD 2020 diuraikan di atas bersifat tentatif tidak bersifat final," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved