Kabut Asap Kembali Muncul, Kesehatan Anak-anak di Batanghari Terancam
Sempat menghilang, Senin (14/10) kini kabut asap di Kabupaten Batanghari kembali muncul. Kondisi ini dikeluhkan oleh warga sekitar.
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Teguh Suprayitno
Kabut Asap Kembali Muncul, Kesehatan Anak-anak di Batanghari Terancam
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sempat menghilang, Senin (14/10) kini kabut asap di Kabupaten Batanghari kembali muncul. Kondisi ini dikeluhkan oleh warga sekitar.
Nurlela warga Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian mengatakan bahwa kondisi udara kembali memburuk sejak beberapa hari belakangan. Ia khawatir kedua cucunya terserang ISPA.
"Kedua cucu saya terserang batuk dan pilek lagi. Saya khawatir cucu saya sesak napas lagi seperti sebelumnya," ujar Nurlela.
Sebelumnya, kata dia kondisi udara di Kabupaten Batanghari sempat membaik.
"Kemarin sudah mulai enak juga karena ada hujan. Ini mulai lagi ada asap, orang- orang yang tidak bertanggung jawab mulai bakar-bakar lagi," sebutnya.
Hal senada turut dikatakan oleh Lia, yang juga menyesali dengan kondisi udara di Batanghari.
• Dewan Dukung Bupati Batanghari Pecat Kepala Sekolah yang Lakukan Pungli
• Pelaku Pasar Saham Harap-harap Cemas Jelang Pelantikan Presiden & Pengumuman Menteri
• KKI Warsi Angkat Isu Orang Rimba dan Community Carbon di Festival Media 2019
Lia mengatakan, sangat prihatin dengan kondisi udara yang mulai memburuk karena berimbas kepada anak- anak.
"Yang jelas kasian anak- anaklah. Kita orang dewasa masih bisa bertahan. Kalau anak- anak sangat rentan sekali terkena batuk dan flu. Belum lagi sekolahnya jadi terhambat. Seperti kemarin, anak sekolah terpaksa libur. Tentu saja ini mengganggu banyak hal," tuturnya.
Pantauan di Kota Muara Bulian, memang sejak beberapa hari belakangan udara mulai memburuk. Tampak asap sudah mulai menyelimuti walaupun tidak begitu pekat.
Berdasarkan Pantauan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Batanghari, pada Jumat (11/10) lalu Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) parameter pencemaran kritis menunjukkan 87 partikulat PM 10.
"ISPU pada Jumat lalu menunjukkan angka 87 partilulat PM 10. Ini menjelaskan pada kategori sedang," ujar Parlaungan selaku Kadis LH Batanghari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/14102019_kabut-asap.jpg)