Kopassus vs Pasukan Elite Inggris, Bulan April Berdarah di Desa Mapu

Satu di antara pertempuran berdarah antara Kopassus dan pasukan elite kerajaan Inggris tersebut terjadi di Desa Mapu, Long Bawan

Kopassus vs Pasukan Elite Inggris, Bulan April Berdarah di Desa Mapu
Ilustrasi: Satuan Kopassus saat parade pasukan dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada gladi bersih upacara Hari Ulang Tahun ke-72 TNI di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Selasa (3/10/2017).(KOMPAS.com/Kristian Erdianto) 

Kopassus vs Pasukan Elite Inggris, Bulan April Berdarah di Desa Mapu

TRIBUNJAMBI.COM - RPKAD bergerak cepat. Pertempuran melawa  pasukan elite Kerajaan Inggris itu berakhir saat matahari mulai meninggi. 

Ini merupakan satu di antara kisah heroik Kopassus.

Pertempuran Kopassus vs pasukan SAS Inggris menjadi satu d iantara kisah saat Operasi Dwikora, konfrontasi melawan Malaysia.

Satu di antara pertempuran berdarah antara Kopassus dan pasukan elite kerajaan Inggris tersebut terjadi di Desa Mapu, Long Bawan, perbatasan Kalimantan Barat dan Sabah Malaysia.

Beberapa sumber yang dihimpun Tribunjambi.com menuliskan pertempuran terjadi pada April 1965.

TNI yang gerah dengan penyusupan yang dilakukan pasukan Inggris ke wilayah Indonesia mengirimkan pasukan elite Kopassus ke wilayah tersebut.

Saat itu batalion 2 RPKAD (sekarang Grup 2 Kopassus) baru saja terbentuk.

Baca: Rahasia Kekuatan Super Kopassus, Tak Bisa Dipecahkan Militer Negara Lain, Para Jenderal Dikumpulkan

Baca: Kopassus Diberondong Peluru Lawan, Tubuh Kena Tembakan Tapi Tak Sadar hingga Berdarah-darah

Baca: Cerdiknya Kopassus, Jalani Misi di Kongo Bermodal Kain Putih dan Bawang, 3000 Pemberontak Bubar!

Batalion baru ini dikirim ke Kalimantan Barat perbatasan dengan Malaysia tersebut untuk melakukan misi khusus menghancurkan pos musuh.

Pasukan elite TNI AD tersebut ditempatkan di Balai Karangan.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved