Tak Hanya di Film, Tahanan Ini Kabur Bermodal Sendok Makan, 2 Gembok & Borgol Tangan Dilepas
Film yang menceritakan seorang napi berhasil kabur karena melubangi dinding penjara dengan sebuah kapak kecil. Rupanya kejadian itu tak hanya terjadi
Tak Hanya di Film, Tahanan di Sumenep Ini Kabur dari Rutan Bermodal Sendok Makan, 2 Gembook & Borgol Tangan Berhasil Dilepas
TRIBUNJAMBI.COM, SUMENEP - Tahu film The Shawshank Redemtion?
Film yang menceritakan seorang napi berhasil kabur karena melubangi dinding penjara dengan sebuah kapak kecil.
Atau film Escape From Alcatraz yang melubangi tembok dengan sendok dan beberapa alat lainnya.
Rupanya kejadian itu tak hanya terjadi di film, tapi juga di dunia nyata.
Tepatnya di Rutan Kelas IIB Sumenep.

Narapidana di Rumah Tahanan / Rutan Kelas II B Sumenep kembali bisa kabur dengan mudah.
Narapidana yang bisa dengan mudah kabur dari Rutan Kelas II B Sumenep tersebut diketahui bernama Matrawi, asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura.
Pria yang berusia 37 Tahun ini kabur bersama satu temannya di dalam Rutan Kelas II Sumenep, yakni Abd Baidi (32) asal Desa Banaresep Barat, Kecamatan Lenteng.
Baca: 6 Makanan yang Bisa Bantu Redakan Migrain atau Sakit Kepala Tak Tertahankan!
Baca: ENAM Artis Ini Tidak Kapok Menikah hingga 3 Kali, Nomor 5 Nikahi Vokalis Band Legendaris Dunia
"Ini sudah ke tiga kalinya lari dari Rutan Kelas II Sumenep, seperti biasa Matrawi ini lari pasti membawa temannya," kata Kepala Rutan Klas II B Sumenep, Beni Hidayat, Senin (30/9/2019).
Sebelumnya Matrawi juga sudah melarikan diri dari Rutan Kelas II B Sumenep, tepatnya pada hari Jumat, (4/2/2019) lalu.
Dia diketahui sedang menjalani vonis Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang KDRT.
"Setelah lari yang pertama bulan Februari, dan pada bulan Juni 2019 ditangkap.
Setelah itu di tempatkan di ruang isolasi san haknya kita cabut," ungkap Beni Hidayat.
Lebih lanjut Beni Hidayat, dalam sel isolasi itu Matrawi sudah diborgol tangannya dan kakinya sudah dirantai ke pintu.
"Tapi masih saja dia berhasil kabur," katanya.
Sementara temannya yang saat ini ikut kabur bersama saudara Matrawi, adalah Abd Baidi, asal Banaresep Barat, Kecamatan Lenteng

Pria yang beruaia 32 Tahun ini terlibat kasus narkoba jenis sabu dan telah melanggar UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Kedua napi tersebut kata Beni Hifayat, telah kabur dengan cara merusak tembok kamar.
"Keduanya kabur sekitar subuh, hari Minggu kemarin," paparnya.
Ditanya bagaimana keduanya bisa lolos dari Rutan Kelas II B Sumenep ini, Beni Hidayat menceritakan jika Matrawi bekerjasama dengan napi yang ada di sel isolasi.
Baca: Ditarik Peredarannya oleh BPOM, Ini Kandungan, Dosis & Cara Penggunaan Ranitidin hingga Efek Samping
Baca: Istri Biarkan Pria Lain Masuk ke Rumah dan Selama 3 Jam saat Suami Kerja, Ngaku Lakukan Hal Ini
"Dia menggunakan sendok untuk membuka westeran tembok batas kamar, kemudian dia bongkar lalu lari menuju tembok aula.
Kemudian naik tembok lagi di samping langsung keluar," papar Beni Hidayat.
"Saat itu lari sekitar pukul 04.02 WIB, waktu sedang salat subuh," katanya.
Beni Hidayat mengaku, jika pihaknya sudah melakulan proses pencarian.
"Kami susah melakukan koordinasi dengan pihak Polisi, dan TNI untuk mencari bersama," tegasnya. (TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana)
Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Hanya Pakai Sendok, Dua Napi Rutan Kelas II Sumenep Dengan Mudah Kabur Meski Dirantai dan Diborgol, https://madura.tribunnews.com/2019/09/30/hanya-pakai-sendok-dua-napi-rutan-kelas-ii-sumenep-dengan-mudah-kabur-meski-dirantai-dan-diborgol?page=all.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana