Anita Yasmin Kecewa Kepala OPD Tak Ikut Paripurna, Bupati Batanghari Ancam Beri Surat Peringatan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Batanghari, Anita Yasmin kecewa pada rapat paripurna yang digelar Senin (7/10) pagi.

Anita Yasmin Kecewa Kepala OPD Tak Ikut Paripurna, Bupati Batanghari Ancam Beri Surat Peringatan
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Rapat paripurna DPRD Batanghari dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2020 mendatang.. 

Anita Yasmin Kecewa Kepala OPD Tak Ikut Paripurna, Bupati Batanghari Ancam Beri Surat Peringatan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Ketua DPRD Batanghari, Anita Yasmin kecewa pada rapat paripurna yang digelar Senin (7/10) pagi.

Anita Yasmin kecewa lantaran banyak kepala dinas (kadis) yang tidak hadir dalam paripurna. Pernyataan ini sempat ia sampaikan pada akhir sidang sebelum ketukan palu kayu berbunyi.

Paripurna kali ini membahas penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2020 mendatang.

Pantauan di ruang paripurna, banyak kursi yang kosong. Saat rapat berlangsung hingga akhir, kursi yang seharusnya diisi oleh para kadis terlihat kosong. Sementara di barisan depan kursi kosong hanya terlihat Sekda Kabupaten Batanghari, Bakhtiar dan Kepala BNNK Batanghari serta dua orang lainya.

Baca: BPOM Jambi Imbau Produk Obat Asam Lambung Ranitidine Ditarik dari Peredaran, Ini Bahayanya

Baca: Atasi Masalah Sampah, DLH Kota Jambi Ajukan Compactor

Baca: Pembanguan Fly Over Simpang Mayang, Dinas PUPR Minta Bantuan Kejaksaan untuk Pembebasan Lahan

"Sangat disayangkan atas kejadian ini. Karena kan ini pandangan fraksi-fraksi bertujuan untuk pemerintah yaitu instansi terkait ketika kita menyampaikan itu. Harapan kita segera dieksekusi oleh OPD terkait," kata Anita saat diwawancarai.

Anita mengatakan bahwa masalah ini telah disampaikan ke Bupati Batanghari langsung. Bupati pun, katanya akan meminta absen daftar hadir.

"Ini Paripurna yang kedua. Yang pertama banyak yang hadir tapi sekarang malah banyak yang tidak hadir. Ini kan menyangkut aspirasi masyarakat Kabupaten Batanghari. Seharusnya kepala dinas harus hadir untuk mendengarkannya. Saya kecewa sekali," katanya.

Sementara itu, Bupati Batanghari, Syahirsah SY juga sangat menyayangkan hal tersebut. Ia akan membuat surat peringatan untuk para kadis yang tidak hadir dalam Paripurna kedua. Padahal undangan telah diberikan beberapa hari sebelum acara dilaksanakan.

"Saya juga merasa kecewa atas kejadian ini, nanti akan saya berikan surat peringatan," tegasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved