Berita Kriminal Jambi

Kasus Karhutla Koorporasi & Perorangan yang Ditangani Polda Jambi& Jajaran,Berikut Rincian Kasusnya

Kasus Karhutla Koorporasi & Perorangan yang Ditangani Polda Jambi& Jajaran,Berikut Rincian Kasusnya

Kasus Karhutla Koorporasi & Perorangan yang Ditangani Polda Jambi& Jajaran,Berikut Rincian Kasusnya
Tribunjambi/Ferry Fadly
Kasus Karhutla di Jambi, 7 Lahan Perusahaan di 3 Kabupaten Ini Disegel Polisi 

Kasus Karhutla Koorporasi & Perorangan yang Ditangani Polda Jambi& Jajaran,Berikut Rincian Kasusnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus Karhutla di Jambi masih di selidiki intensif oleh Polda jambi dan Jajaran. Setidaknya, laporan polisi yang ada sebanyak 27 laporan.

Dengan rincian berstatus sidik 17 kasus,  tahap 1 satu kasus, P19 6 kasus, Tahap 2 sebanyak 3 kasus dengan total tersangka perorangan 41 orang. Dan Korporasi 2 tersangka. Dengan luas areal lahan terbakar 1.544,74 hektare

Sementara itu, tersangka perorangan diduga pembakar lahan yang di tangani Polda Jambi dan jajarannya yakni Polda Jambi 1 Laporan Polisi dan 1 orang tersangka luas lahan 2 hektare dengan status masih Sidik, Polres Tebo 5 Laporan Polisi dengan tersangka 5 orang luas lahan yang dibakar 34 hektare Status P19 3 orang dan sidik 2.

Baca: BREAKING NEWS, Kasus Karhutla di Jambi, Polda Jambi Periksa 2 Direktur PT MAS dan PT DSSP

Baca: 8 KM Jalan Desa Mentawak Ulu-Mentawak Baru, Sarolangun, Sudah Menghitam, Segini Anggarannya

Baca: Dihujat Habis-habisan, Rosa Meldianti Ngaku Namanya Masuk Daftar Miss Earth, Warganet: Tukang Halu!

Di Polres Tanjung Jabung Timur 5 Laporan Polisi dengan 5 orang tersangka luas lahan 106 hektare, dengan Status P19, Polres Muaro Jambi 3 Laporan Polisi dengan tersangka 3 orang luas lahan 1,54 hektar dengan Status 2 Sidik dan 1 P19.

Kemudian Polres Tanjung Barat 2 Laporan Polisi dengan 2 orang tersangka luas lahan terbakar 2 hektare saat ini berstatus Tahap 2, Polres Batanghari 9 Laporan Polisi dengan 20 tersangka  luas lahan 29.5 hektar. Status sidik 8 dan P19 satu orang, Polres Bungo  1 Laporan Polisi  3 Tersangka dengan luas lahan terbakar 100 hektare dengan Status Sidik.

Kemudian Polres Sarolangun 1 Laporan Polisi  dengan 1 tersangka luas lahan 2 hektare bersatus saat ini naik sidik.

Baca: Nasib Anak-anak Hary Tanoesoedibjo setelah Tak Lolos ke Senayan, Penampilan Terbarunya Mengejutkan

Baca: Deretan Anggota DPRD yang Bawa 3 Istrinya saat Pelantikan

Baca: Jadi Keynote Speaker, Safrial : Kita Butuh Penelitian Terapan dan Aplikatif

"Untuk tersangka Perorangan Akan dikenakan dengan pasal  108 tentang kehutanan, Undang undang RI nomor 41 tahun 2019 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar," kata Direktur Reserse Kriminal khusus Polda Jambi, Kombes Pol Thein Tabero.

Selanjutnya, Kasus Pembakaran Hutan oleh Perusahaan yakni PT REKI luas lahan 35 hektare kejadian 4 Agustus 2019 Area di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang Kabupaten Muarojambi Jambi berstatus Lidik, PT BEP luas Lahan 30 hektare kejadian 7 September 2019 Area Devis 5 blok E 8 Kumpeh Ilir, dan berstatus Lidik, PT SMP Luas Lahan 106 hektare di Desa Puding, Kecamatan Kumpeh Ilir dengan status Lidik.

Kemudian  PT ATGA luas Lahan 89 hektare kejadian  19 Agustus 2019 lokasi di Desa Jatimulya dan Desa Catur Rahaya, Kecamatan  Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan status Lidik PT PDI Luas Lahan 15 hektare lokasi di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpe  Ilir, Kabupaten Muarojambi dengan status Lidik.

Halaman
12
Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved