Jadi Keynote Speaker Seminar Nasional, Safrial: Kita Butuh Penelitian Terapan dan Aplikatif

Semua penelitian harus diaplikasikan bukan hanya sebagai tumpukan dokumen saja, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jadi Keynote Speaker Seminar Nasional, Safrial: Kita Butuh Penelitian Terapan dan Aplikatif
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Jadi Keynote Speaker, Safrial : Kita Butuh Penelitian Terapan dan Aplikatif 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Semua penelitian harus diaplikasikan bukan hanya sebagai tumpukan dokumen saja, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Tanjab Barat, Safrial sebagai Keynote speaker Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan Tema Membangun Peternakan Berkelanjutan Menuju Era Industri 4.0 di Hotel Bw Luxury, Jambi, Rabu (2/10).

Dengan perkembangan teknologi menuju revolusi industri 4.0, Bupati Safrial berharap hasil penelitian di bidang peternakan bersifat aplikatif.

"Kita membutuhkan suatu penelitian terapan, supaya dapat membantu pertumbuhan peternakan di Jambi," harapnya.

Sementara penelitian untuk science, menurut Safrial sebagai bidang ilmu, namun diharapkan menyentuh masyarakat secara langsung. Sehingga dapat membantu petani peternak meningkatkan kesejahteraannya.

Safrial menegaskan kepada siapapun peneliti, baik dosen, mahasiswa, atau yang berprofesi sebagai peneliti untuk menerapkan penelitian terapan.

Berbagai program pengembangan ternak pun disampaikannya dihadapan para akademisi itu diantaranya sistem peternakan integrasi, hibah 1.000 ekor ternak. Selain itu juga mengenai potensi daerah kabupaten Tanjab Barat untuk pengembangan ternak.

Rektor Universitas Jambi, Prof Johni Nazwan melalui Prof Nurhayati, Dekan Fakultas Peternakan menyampaikan pesan agar Fakultas Peternakan untuk semakin dikenal dengan mengembangkan ilmu peternakan ditengah perkembangan teknologi 4.0.

"Unja memiliki prestasi yang cukup besar dalam bidang akademik, salah satunya di Fakultas Peternakan yang mampu bersaing dan saling bekerjasama menuju lebih baik," katanya.

Sebagai salah satu fakultas tertua di Universitas Jambi yang telah berusia 56 tahun, menurut rektor itu telah memiliki peran dalam perkembangan Unja. Sehingga dia sangat menyupport kegiatan yang sedang berlangsung.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved