Seminggu Terjadi 22 Kasus Kejahatan di Kotabaru, Kapolsek Minta Warga Tidak Teledor

Dalam seminggu ini terdapat 22 kasus kejahatan yang terjadi dan 16 kasus yang terselesaiakan di wilayah Polsek Kotabaru.

Seminggu Terjadi 22 Kasus Kejahatan di Kotabaru, Kapolsek Minta Warga Tidak Teledor
kompas.com
Ilustrasi

Seminggu Terjadi 22 Kasus Kejahatan di Kotabaru, Kapolsek Minta Warga Tidak Teledor

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dalam seminggu ini terdapat 22 kasus kejahatan yang terjadi dan 16 kasus yang terselesaiakan di wilayah Polsek Kotabaru. Sementara itu, terdapat 17 kasus yang terdiri dari pencurian sepeda motor, pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan.

Selain itu Polsek Kotabaru juga telah menyelesaikan 16 kasus yang terdiri dari Curat, Curas dan Curanmor. Luasnya wilayah hukum Polsek Kotabaru dan banyak daerah masih sepi ditengarai membuat tindak kejahatan marak terjadi.

“Dalam minggu ini lebih banyak dari minggu kemarin, angka kriminalitas di Kotabaru selalu fluktuatif dan cenderung tinggi,” kata AKP Andi Zulkifli selaku Kapolsek Kotabaru, Minggu (29/9).

Baca: Nunggak 8 Bulan, Listrik Stadion KONI Merangin Diputus PLN, Tagihan Sampai Jutaan

Baca: Ricuh, Ratusan Mahasiswa Desak Masuk Ruang DPRD Provinsi Jambi

Baca: Mulai Diguyur Hujan, Tanjab Timur Masih Diselimuti Kabut Asap Meski Titik Api Hilang

Baca: Harga Emas Naik, Gadai Emas Makin Diminati di Jambi

Banyaknya tindak kejahatan di kawasan Kotabaru, Polsek Kotabaru juga telah melakukan berbagai macam upaya pencegahan dan selalu berkesinambungan. Patroli setiap malam di jam-jam rawan selalu dilakukan oleh Bhabinkantibmas.

“Kita harus bisa siap siaga dan selalu menjaga keamanan, masyarakat juga harus mengaktifkan poskamling untuk mengurangi terjadinya tindak kejahatan yang terjadi,” tambahnya.

Kata Andi, penegakkan hukum dan pengungkapan kasus terus dilakukan. Namun bagi pelaku kejahatan selalu memanfaatkan situasi dan kondisi untuk melakukan aksi kejahatan.

Dirinya juga berpesan kepada masyarakat agar bisa menjaga barang berharga dan tidak teledor saat menyimpan atau menggunakan barang berharga.

“Masyarakat juga harus menjadi polisi bagi diri sendiri dan selalu waspada,” tandasnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved