Nunggak 8 Bulan, Listrik Stadion KONI Merangin Diputus PLN, Tagihan Sampai Jutaan
Kondisi Stadion Bumi Masurai yang berada di Desa Langling, Kecamatan Bangko memprihatinkan lantaran tak diurus.
Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Nunggak 8 Bulan, Listrik Stadion KONI Merangin Diputus PLN, Tagihan Sampai Jutaan
TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Kondisi Stadion Bumi Masurai yang berada di Desa Langling, Kecamatan Bangko memprihatinkan.
Saat ini sudah banyak fasilitas olahraga termasuk bangunan yang sudah mulai rusak. Tak hanya itu, kWh meter listrik pun sudah tidak terpasang lagi.
Informasi yang dihimpun, meteran listrik yang berada di stadion paling megah di Provinsi Jambi dan menjadi kebanggaan Bupati Merangin Al Haris itu dicabut karena tidak membayar tunggakan listrik.
Tak tanggung-tanggung, tunggakan listrik yang berada disana sebesar Rp 7.827.672-00 dengan lama tunggakan sebanyak 8 bulan yaitu dari Februari hingga September 2019.
Baca: Ricuh, Ratusan Mahasiswa Desak Masuk Ruang DPRD Provinsi Jambi
Baca: Mulai Diguyur Hujan, Tanjab Timur Masih Diselimuti Kabut Asap Meski Titik Api Hilang
Baca: Harga Emas Naik, Gadai Emas Makin Diminati di Jambi
Baca: Bupati Tebo Beri Testimoni Wakili 100 Kabupaten/Kota Se-Indonesia, Acara di Aston Denpasar Bali
Manager PLN ULP Bangko Dedy Yusmana melalui Sadli stafnya ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya memang telah membongkar rampung sambungan listrik ke instalasi bangunan KONI Bumi Masurai.
Sadli menyebut jika meteran listrik tersebut sudah dicabut beberapa waktu lalu.
"Tunggakan sebesar Rp. 7.827.672 dari bulan Februari sampai September 2019, maka dari itu pihak kami terpaksa kami bongkar langsung," ujar Sadli.
Bangunan megah yang dibangun di bawah kepemimpinan Bupati Merangin Al Haris pada tahun 2018 itu kondisinya memang sudah lama tak terurus, kondisi dari luar bangunan terlihat penuh rerumputan liar yang tinggi.
Sejak dibangun, ada beberapa ivent olahraga yang dilakukan di sana, yaitu Gubernur Cup satu kali, Bupati Cup dan beberapa ivent lainnya. (*)