Hadapi Tuntutan Mahasiswa Jokowi "Bimbang", Fahri Hamzah: Jokowi Bisa Jatuh di Tengah Jalan Kalau. .

Saat ditanya apa yang membuatnya berbeda sikap antara RUU KPK dan RUU lainnya, Jokowi hanya menjawab singkat.

Hadapi Tuntutan Mahasiswa Jokowi
kolase Tribunnews/(dok BBC Indonesia)
Fahri Hamzah | Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (26/8/2019). (dok BBC Indonesia) 

Hadapi Tuntutan Mahasiswa Jokowi "Bimbang", Fahri Hamzah: Jokowi Bisa Jatuh di Tengah Jalan Kalau. .

TRIBUNJAMBI.COM-Sejumlah tuntutan  mahasiswa dari rangkaian demonstrasi beberapa hari kemarin, telah dipenuhi.

Misalnya, pemerintah dan DPR telah menunda sejumlah RUU bermasalah.

Diketahui mahasiswa menolak sejumlah rancangan undang-undang bermasalah seperti Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan, serta penolakan terhadap Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi ( UU KPK) yang direvisi DPR dan pemerintah pada 17 September 2019.

Juga menuntut pengesahan RUU Pengesahan Kekerasan Seksual, menolak penangkapan aktivis, penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta penyelesaian damai atas konflik dan kekerasan di Papua.

Namun dari segenap tuntutan tersebut, yang belum dipenuhi Presiden Jokowi, seperti pembatalan revisi UU KPK serta pengesahan RUU PKS.

Taktik Jokowi Agar Tak Dilengserkan Mahasiswa, Ini Anak Buah Prabowo yang Mau Gagalkan Pelantikan

Pengakuan Blak-blakan Anak Kandung Saat Hubungan Badan di Kamar, Ibu Kandung Lakukan Ini

Terkait pembatalan revisi UU KPK, sikap Presiden Joko Widodo bimbang.

Mulanya, Jokowi bersikeras untuk tidak mengeluarkan perppu untuk membatalkan UU KPK hasil revisi.

Padahal, Jokowi memenuhi tuntutan terkait penundaan RUU bermasalah.

"Enggak ada (penerbitan perppu)," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved