VIDEO Viral Pedagang Tetap Santai Jualan Mengais Rezeki Ditengah Demo dan Tembakan Gas Air Mata
Sejumlah pedagang tampak tetap 'santuy' berjualan di tengah demo dan tembakan gas air mata, bahkan videonya beredar di media sosial Twitter
Tak peduli bila sewaktu-waktu terjadi kerusuhan, sang penjual nasi goreng tetap semangat mengais rezeki.
Baca: BERSIAP Liga Dangdut Indoensia (LIDA) 2020 Akan Segera Digelar, Berlangsung Di 34 Kota Besar
4. Penjual es jeruk
Seorang penjual es jeruk juga terlihat tengah menutupi wajahnya yang terkena gas air mata saat demo berangsur ricuh.
Sembari menahan pedihnya efek dari gas air mata, penjual itu tetap menunggu dagangannya, yaitu es jeruk.
Sementara dari kejauhan terlihat polisi sudah bergerak maju dengan barian perisainya.
Baca: Baru Berusia 20 Minggu, Warganet Kaget Lihat Foto USG Bayinya Shandy Aulia, Hidungnya Jadi Sorotan
5. Penjual rujak
Masih di tempat yang sama dengan penjual es jeruk, gerobak rujak juga terllihat di dekatnya.
Bukannya memindahkan dagangan ke tempat yang lebih aman, si penjual tetap duduk santai menunggu gerobaknya.
Sedangkan di jalan, barisan polisi yang berperisai semakin bergerak mendekati posisinya.
Baca: Siapa Claudia Emmanuela Santoso, Sampai Baim Wong Tinggali Paula Verhoeven ke Jerman Untuk Bertemu
Hal Unik Demo Mahasiswa Surabaya di Depan DPRD Jatim
Di tengah aksi demo mahasiswa di Surabaya, ada hal yang menarik perhatian mahasiswa tersebut.
Selain spanduk yang berisikan satir terhadap anggota DPR, para mahasiswa itu tertarik oleh adanya jasa gratis seperti air, makanan, hingga sunblock dan masker.
Ya, seseorang yang berdiri di samping Gedung Bank Indonesia ini memberikan jasa sunblock secara percuma. Hal ini cukup mendapat perhatian dari massa yang sedang melakukan aksi.
Para mahasiswa memakai sunblock yang disediakan cuma-cuma itu agar kulitnya terlindung dari matahari dan tidak gosong seusai melakukan demo.
Selain itu, tampak pula yang menjual stiker 'Surabaya Menggugat' seharga Rp 10 ribu dapat 4.
"Ayo.. Ayo.. Stiker Rp 10 ribu empat. Bukti pernah ikut aksi Surabaya Menggugat," kata pria yang bernama Dika itu, Kamis, (26/9/2019).
Baca: Peringatan Keras dari Hotman Paris Bagi Pencari Keadilan di Kopi Johny, Ada Musuh Dalam Selimut?