Berita Sarolangun

Tidak Mampu Lunasi Tunggakan Sewa Ruko, Pemkab Sarolangun Minta Penyewa Kosongkan Ruko

Tidak Mampu Lunasi Tunggakan Sewa Ruko, Pemkab Sarolangun Minta Penyewa Kosongkan Ruko

Tidak Mampu Lunasi Tunggakan Sewa Ruko, Pemkab Sarolangun Minta Penyewa Kosongkan Ruko
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Tidak Mampu Lunasi Tunggakan Sewa Ruko, Pemkab Sarolangun Minta Penyewa Kosongkan Ruko 

Tidak Mampu Lunasi Tunggakan Sewa Ruko, Pemkab Sarolangun Minta Penyewa Kosongkan Ruko

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Eksekusi ruko milik Pemkab Sarolangun yang sewanya belum dibayar atau menunggak pembayaran akan dilakukan penyegelan.

Aturan itu setelah pihak BPPRD Sarolangun memberi waktu satu pekan kepada penyewa ruko untuk melunasi tunggakan ruko.

Dari enam ruko yang disegel Pemkab Sarolangun, tiga diantaranya telah dibayar dan tiga ruko lainnya masih menunggak.

Baca: Tunggakan Sewa Capai Miliaran Rupiah, Pemkab Sarolangun Segel Ruko yang Menunggak Sewa

Baca: Ini Tanggapan Pengunjung di Pameran Arkeologi Tentang Candi Muarojambi, Tahu Lebih Detail

Baca: 81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya

Hal ini diberlakukan paska eksekusi penyegelan enam ruko milik Pemkab Sarolangun yang berada di pasar atas Sarolangun beberapa waktu lalu.

Sebagian penyewa ruko nunggak pembayaran pajak karena telah memasuki jatuh tempo.

"Hingga saat ini dari enam ruko yang disegel baru tiga ruko yang melakukan pembayaran tunggakan sewa, tiga diantaranya masih menunggak," kata Ujang Junaidi, Kabid Pajak dan Retribusi, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/9/2019).

Pedagang melakukan pembayaran sewa ruko yang menunggak ke Pemkab Sarolangun
Pedagang melakukan pembayaran sewa ruko yang menunggak ke Pemkab Sarolangun (Tribunjambi/Wahyu Herliyanto)

Menurut Ujang, dari tiga ruko yang belum melunasi sewa, jumlah tunggakannya bervariasi. Mulai dari Rp 55 juta hingga Rp 100 juta rupiah.

"Tunggakan ruko ada yang terdata dari tahun 2010 hingga 2018 belum dibayar," ungkapnya.

Pemkab Sarolangun kata Ujang, memiliki 100 pintu ruko di pasar atas Sarolangun.
Dari 100 pintu tersebut, setelah melalui tahapan pengecekan pajak, terdapat delapan ruko yang menunggak membayar sewa ruko. Dan, dari delapan ruko yang saat di eksekusi penyegelan dua diantaranya langsung melunasi.

Baca: Ternyata Ada yang Ingin Aksi Mujahid 212 Rusuh, Sebelum Beraksi 6 pelaku Keburu Dibekuk Polisi

Baca: HEBOH Sedang Hubungan Intim Dengan Pacar Saat Pesta, Mama Muda Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya!

Baca: UPDATE Korban Tewas Gempa Ambon Capai 30 Orang, Ribuan Warga Masih Mengungsi!

Sementara beberapa ruko dilakukan penyegelan dan diberi batas waktu hingga satu pekan untuk melunasi.

Bila tidak sanggup melunasi, pemkab meminta pedagang yang menyewa agar mengosongkan ruko tersebut.

"Untuk eksekusi mengosongkan tiga ruko yang belum membayar sewa, akan melakukan rapat bersama timdu yang tergabung dalam penindakan eksekusi nunggak sewa ruko," katanya.

Tidak Mampu Lunasi Tunggakan Sewa Ruko, Pemkab Sarolangun Minta Penyewa Kosongkan Ruko (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved