Bolehkah Salat Tahajud Dilaksanakan Secara Berjamaah? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Sholat Tahajud merupakan sholat sunnah yang dikerjakan di malam hari setelah bangun tidur. Meski merupakan sholat sunnah, tetapi manfaat yang didapat

Bolehkah Salat Tahajud Dilaksanakan Secara Berjamaah? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
ummi-online.com
Ilustrasi Salat Tahajud 

TRIBUNJAMBI.COM- Sholat Tahajud merupakan sholat sunnah yang dikerjakan di malam hari setelah bangun tidur.

Meski merupakan sholat sunnah, tetapi manfaat yang didapat apabila istiqomah mengerjakan Sholat tahajud akan benar-benar terasa dalam kehidupan.

Dari sejumlah Hadis masyhur dan ayat al-Quran menekankan keutamaan beribadah kepada Allah Ta’ala disaat malam dan akhir malam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir, (kemudian) Dia berfirman, ‘Barang siapa berdoa kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan, barang siapa meminta kepada-Ku, niscaya akan Aku berikan, dan barang siapa memohon ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni.’” (as-Shahih Bukhari wa Muslim).

Baca: Komunitas Tebo Top Berawal dari Acara Makan Bersama

Baca: Demi Nyabu dan Main Judi, Orang Tua Paksa Anak Mengamen, Gagal Dapat Rp 200 Ribu Bakal Disiksa

Baca: Sulitnya Kenalkan Ojek Online di Sarolangun, INDOJEK Gaet Pengusaha Restoran

Sholat Tahajud dikerjakan dua rakaat salam, dua rakaat salam.

Para ulama berbeda pendapat mengenai batasan jumlah rakaatnya.

Rasulullah terkadang melaksanakan 11 rakaat termasuk witir dan terkadang 13 rakaat termasuk witir.

A

Instagram/dakwahsunnah.ig ()

Kemudian bolehkah Sholat Tahajud ditunaikan berjamaah?

Ustaz Abdul Somad memberikan penjelasan mengenai hal ini.

Halaman
1234
Editor: rida
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved