Sulitnya Kenalkan Ojek Online di Sarolangun, INDOJEK Gaet Pengusaha Restoran

Ojek online atau ojol bernama INDOJEK sudah beroperasi di Kabupaten Sarolangun.

Sulitnya Kenalkan Ojek Online di Sarolangun, INDOJEK Gaet Pengusaha Restoran
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kenalkan INDOJEK di Sarolangun lewat brosur. 

Sulitnya Kenalkan Ojek Online di Sarolangun, INDOJEK Gaet Pengusaha Restoran

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Ojek online atau ojol bernama INDOJEK sudah beroperasi di Kabupaten Sarolangun.

Untuk beroperasi disebuah kabupaten atau kota kecil memang tidak mudah. Beruntung, atas dukungan masyarakat dan stakeholder, apalagi pengusaha makanan yang ingin bermitra dengan ojek online tersebut terbilang cukup banyak.

“Alhamdulillah respon masyarakat Sarolangun sangat mendukung, dan banyak yang berminat,” kata Edi Saputra, pengurus daerah INDOJEK cabang Sarolangun.

Katanya, pertama kali menjajakan ojek online ini memang agak sulit, namun dilihat lumayan banyaknya pengusaha rumah makan dan cafe maka ini cara pertama dengan menjajakan kepada para pengusaha restoran, cafe dan sampai kepada drivernya.

“Pertama ke rumah makan, cafe, resto lalu ke drivernya mas,” ujarnya.

Baca: TRIBUNWIKI-INDOJEK Layane Pesanan hingga 25 Km dari Kota Sarolangun

Baca: TRIBUNWIKI-INDOJEK Mulai Beroperasi di Sarolangun, Punya Puluhan Mitra Food & Drink

Baca: UAS Pajang Foto Detik-detik Gus Dur Lengser dari Istana, Bikin Warganet Baper! Ini Fakta di Baliknya

Baca: Ditinggal Pergi Yasonna H Laoly, Istana Ungkap Nasib Rencana Menerbitkan Perppu KPK

Baca: 15 TAHUN di Papua, Sehari Sebelum Meninggal Dr Soeko Sempat Kirim SMS Berisi Potongan Ayat Kursi ke

Selain itu kesulitan lain saat pengenalan ojek kepada masyarakat. Karena beberapa pelaku ojek konvensional yang menggunakan nama INDOJEK untuk mencuri orderan dan tidak memakai perlengkapan seperti jaket.

"Karena jaket kami sudah ada. Dan sempat ada sebagian orang yang mengaku sebagai driver INDOJEK, padahal tidak terdaftar. Maka dari itu kami sarankan untuk driver INDOJEK setiap ambil orderan harus menggunakan jaket," katanya.

Alasan sederhana INDOJEK menempatkan diri di Kabupaten Sarolangun yang merupakan kota kecil dan perlintasan beberapa kota dan provinsi.

Selain itu, didapatnya dukungan positif dari para user juga ojol ini diharapkan bisa membantu dan mendukung percepatan ekonomi suatu daerah seperti mengurangi angka pengangguran.

Dengan munculnya, ojek online di Kabupaten Sarolangun ini, ia berharap Sarolangun bisa lebih maju seperti kota-kota lain.

“Harapan saya supaya kota Sarolangun bisa lebih maju seperti kota-kota lain dan kemudahan untuk para ojek konvensional Sarolangun tidak perlu muter-muter lagi cari penumpang. Kasihan mereka kehabisan minyak tapi ngak dapat penumpang,” ujarnya.

Dengan adanya INDOJEK sebagai transportasi berbasis online ini bisa membantu masyarakat untuk menggunakan transportasi dengan mudah dan bisa berkembang menjadi transportasi online di Sarolangun.

"Dengan adanya INDOJEK, Supaya dengan kehadirannya bisa membantu masyarakat dalam bertransportasi," ujarnya. (Cwa)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved