Berita Sarolangun

Titik Api Nihil, Tapi Kemarau Masih Berlangsung, Pemkab Sarolangun Waspadai Lahan Gambut

Titik Api Nihil, Tapi Kemarau Masih Berlangsung, Pemkab Sarolangun Waspadai Lahan Gambut

Titik Api Nihil, Tapi Kemarau Masih Berlangsung, Pemkab Sarolangun Waspadai Lahan Gambut
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Titik Api Nihil, Tapi Kemarau Masih Berlangsung, Pemkab Sarolangun Waspadai Lahan Gambut 

Titik Api Nihil, Tapi Kemarau Masih Berlangsung, Pemkab Sarolangun Waspadai Lahan Gambut

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kebakaram hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sarolangun, berpotensi masih akan terjadi.

Hal ini seiring dengan musim panas yang masih melanda, sehingga titik hotspot bisa saja bermunculan. Berkaca pada insiden Karhutla sebelumnya, bahwa Sarolangun mempunyai dua jenis lahan atau tanah.

Pertama, Sarolangun mayoritas memiliki wilayah yang tanah atau lahan berjenis mineral dan hanya sebagian berlahan gambut.

Baca: Pasca Hujan, Titik Hotspot Terpantau Nihil di Kabupaten Sarolangun

Baca: VIDEO: Detik-detik Oknum Polisi Tendang Pelajar yang Sedang Berdemo

Baca: MEMILUKAN Bocah Penderita Kanker Menangis Minta Nyawanya Diselamatkan, Ayah Saya Tidak Ingin Mati

Lahan gambut menjadi catatan Satgas Karhutla yang saat ini masih melakukan pemadaman dibebarapa titik.

Dandim 0420/Sarko Letkol Kav Rohyat Happy Ariyanto,S.Sos mengakui bahwa dari pemadaman sebelumnya, memang kondisi yang perlu diwaspadai adalah gambut .

Lahan gambut kata Dandim, memang cukup sulit untuk dipadamkan dan pendinginan adalah hal yang perlu dilakukan.

Baca: Apa yang Bikin Prada DP Lolos Hukuman Mati? Pembunuh Vera Oktaria Divonis Seumur Hidup dan Pecat

Baca: Selain Lebih Menarik Perhatian Pria, Wanita Berpantat Besar Juga Berpotensi Lahirkan Anak Jenius

Baca: Bahas Mahasiswa Disweeping di Restoran, Haris Azhar: Makan Sudah Dilarang di Republik Ini?

"Kita mempunyai prinsip pokoknya ada api sekecil apaun kita padamkan," jelas Dandim.

Dari pengalaman sebelumnya kata Dandim, bahwa lahan gambut perlu waktu yang cukup lama untuk pemadaman yaitu 5 hingga 7 hari. Disamping itu, juga medan yang sangat sulit dilalui tim satgas.

"Tergantung dari luasan gambut," bebernya.

Katanya, pihaknya sudah berupaya dan manfaatkan dukungan untuk water boombing dari Satgas Provinsi.

Selain itu tim satgas juga akan memberlakukan sekat bakar dengan membuat irigasi cacing jika terjadi di lahan gambut.

"Sehingga harapan kami tidak melebar ke lahan lainnnya," katanya.

Titik Api Nihil, Tapi Kemarau Masih Berlangsung, Pemkab Sarolangun Waspadai Lahan Gambut (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved