Berita Muarojambi

Korban Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Bakal Punya Rumah Aman, P2TP2A Muarojambi Juga Minta Ini

Korban Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Bakal Punya Rumah Aman, P2TP2A Muarojambi Juga Minta Ini

Korban Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Bakal Punya Rumah Aman, P2TP2A Muarojambi Juga Minta Ini
Kompas.com
Ilustrasi Korban kekerasan terhadap anak di bawah umur. Korban Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Bakal Punya Rumah Aman, P2TP2A Muarojambi Juga Minta Ini 

Korban Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Bakal Punya Rumah Aman, P2TP2A Muarojambi Juga Minta Ini

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pusat Pelayanan Terpadu Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Dinas Sosial, Kabupaten Muarojambi, akan membangun Rumah Aman. Hal ini disampaikan oleh Fitri, Kasi P2TP2A Kabupaten Muarojambi.

Ia menyebutkan, rencana pembangunan rumah aman tersebut digunakan sebagai rumah aman untuk korban perempuan dan anak-anak yang mendapatkan kekerasan.

Menurutnya, rencana pembangunan ini telah disampaikan oleh pihak P2TP2A kepada Bupati Muarojambi.

Baca: 92 Kasus Kekerasan & Pelecehan Seksual Sepanjang 2019, Bahkan 5 Kasus Dilakukan Ayah Kandung

Baca: Akhirnya, Hujan Deras Mengguyur di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari

Baca: Ridwan Kamil Ubah Nama Bandara Kertajati Jadi Bandara Internasional Bj Habibie, Anji Manji: Gas Kang

"Jadi, kita telah sampaikan untuk pembangunan rumah aman bagi korban kekerasan. Tujuannya untuk memberikan tempat tinggal pada korban kekerasan yang mungkin jauh tinggalnya atau bahkan yang trauma atau takut untuk pulang," jelas Fitri.

Hal ini kata Fitri, dirasa perlu menginggat beberapa orang yang pernah membuat laporan atau mengadu menjadi korban kekerasan takut untuk pulang.

Tidak hanya itu, disisi lain P2TP2A juga telah menyampaikan kepada Bupati Muarojambi bahwa pihaknya membutuhkan psikolog.

Baca: 9 Bulan TPP Tenaga TU Sekolah di Sarolangun Tidak Cair, Ini Penjelasan BKPSDM

Baca: Sprint Rally Putaran 3 dan 4, Pemkab Bungo Siap Dukung Kejurnas 2019, Ini Kata Bupati Mashuri

Baca: VIRAL Spanduk Nasib Mulan Jameela, Dulu Pelakor Sekarang Perekor Alias Perebut Kursi Orang

"Psikolog juga kita sudah sampaikan kepada Ibu bupati. Kita tidak ada psikolog di sini. Sedangkan kita banyak kasus-kasus yang memang perlu pendampingan psikolog," bebernya.

"Ibu (Bupati,red) merespon baik. Katanya Insha Allah 2020 akan di kontrak tenaga ahli psikolog untuk nantinya juga mendampingi korban kekerasan secara sikologisnya. Apalagi nanti ada rumah aman. Jadi, kita harapkan ini bisa membantu korban juga," sambungnya.

Selain rumah aman, dan psikolog, P2TP2A Kabupaten Muarojambi juga membutuhkan tenaga Advokasi.

"Selama ini kita dari BLH, jadi kita minta ada Pengacara yang memang di tempatkan di P2TP2A. Pengacara ini kalo memang sudah masuk ke persidangan, atau saat mau melaporkan ke kepolisian," tuturnya.

Korban Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Bakal Punya Rumah Aman, P2TP2A Muarojambi Juga Minta Ini  (Samsul Bahri/Tribunjambi.com)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved