Berita Kerinci

BREAKING NEWS, Giliran Kerinci dan Sungaipenuh Liburkan Sekolah, Kabut Asap Makin Pekat

BREAKING NEWS, Giliran Kerinci dan Sungaipenuh Liburkan Sekolah, Kabut Asap Makin Pekat

BREAKING NEWS, Giliran Kerinci dan Sungaipenuh Liburkan Sekolah, Kabut Asap Makin Pekat
Tribunjambi/Heru
BREAKING NEWS, Giliran Kerinci dan Sungaipenuh Liburkan Sekolah, Kabut Asap Makin Pekat 

BREAKING NEWS, Giliran Kerinci dan Sungaipenuh Liburkan Sekolah, Kabut Asap Makin Pekat

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sekolah tingkat dasar dan SMP di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci hari ini (23/9), mulai dilakukan akibat dampak kabut asap. Para siswa dilakukan hingga Rabu (25/9) mendatang, namun jika kondisi kabut asap semakin parah libur akan diperpanjang.

Pantauan Tribunjambi.com, kabut asap yang melanda kota Sungai Penuh dan Kerinci tampak semakin tebal dan pekat. Sekolah-sekolah pun terlihat sepi, karena telah diliburkan.

Seperti Pantauan di SD negeri 43 Desa Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh keadaan tampak lengan karena para murid diliburkan. Namun untuk para dewan guru dan staf TU tetap masuk seperti hari biasa menggunakan masker.

Baca: Kabut Asap Parah, Kualitas Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Berbahaya

Baca: WIKIJAMBI - Turis Asing Republik Ceko Penasaran Lihat Ribuan Kelelawar di Kerinci, Cek Lokasi Ini

Baca: Keluarga Besar Universitas Jambi Salat Istisqa di Kampus Unja Mendalo

Baca: Balita & Lansia Rentan Terserang ISPA, Pemkab Tanjab Barat Siapkan 2 Rumah Singgah, Ini Lokasinya

Kepala SD negeri 43 per 11, Eva Jaslina mengatakan, pihaknya telah menerima surat edaran dari dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh pada, Sabtu laku. Dalam surat edaran tersebut memberitahukan bahwa sekolah di himbau untuk meliburkan para murid karena dampak kabut asap yang semakin tebal dan mengkhawatirkan dapat menganggu kesehatan murid.

"Para murid diliburkan selama 3 hari, sejak Senin ini hingga hari Rabu mendatang. Namun jika kondisi kabut asap semakin parah maka kemungkinan libur akan diperpanjang," katanya.

Dia menyebutkan, selama libur tiga hari, para dewan guru telah memberikan tugas atau PR untuk para murid sebagai kegiatan selama libur.

Baca: Di Vatikan 7.000 Orang Lari Demi Perdamaian Dunia, Perwakilan Berbagai Agama Baca Deklarasi

Baca: Polisi Ungkap Penyebab Kematian Korban, Mayat yang Ditemukan Warga Tanjung Pauh Tebo, di Kebun Sawit

Baca: KKI Warsi Sebut Ada Permainan Pemodal Dalam Kasus Karhutla 2019

Baca: Didenda Rp 20 Juta, Pengusaha Rumah Makan di Jambi, Tertangkap Tangan Buang Sampah Hingga 2 Kubik

"Tapi murid tetap belajar di rumah, karena selama libur ada tugas yang diberikan oleh guru," ungkapnya.

Terkait dengan kabut asap, pihak sekolah berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera menangani. Agar tidak semakin parah, sehingga para murid dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, Murison dikonfirmasi membenarkan bahwa siswa SD dan SMP diliburkan karena kabut asap. Ia mengatakan, surst edaran mengenai hal itu telah diedarkan beberapa hari lalu.

"Ya, sekolah diliburkan karena dampak kabut asap," pungkasnya.

BREAKING NEWS, Giliran Kerinci dan Sungaipenuh Liburkan Sekolah, Kabut Asap Makin Pekat  (Heru Pitra/Tribunjambi.com)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved