Berita Jambi

Pemerintah Harus Bangun Rumah Aman Bebas Asap di Desa Terdampak Karhutla, Ini Tanggapan Walhi

Pemerintah Harus Bangun Rumah Aman Bebas Asap di Desa Terdampak Karhutla, Ini Tanggapan Walhi

Pemerintah Harus Bangun Rumah Aman Bebas Asap di Desa Terdampak Karhutla, Ini Tanggapan Walhi
Tribunjambi/Darwin
Kabut asap menyelimuti wilayah Tanjab Barat dan menyebabkan ratusan balitas terserang ISPA. 

Pemerintah Harus Bangun Rumah Aman Bebas Asap di Desa Terdampak Karhutla, Ini Tanggapan Walhi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi, sampai saat ini masih menjadi problem yang banyak dikeluhkan.

Bukan hanya harus harus rela kehilangan hijaunya hutan berikut potensi keanekaragaman hayati, tapi dampak kabut asap yang mengancam kesehatan masyarakat di provinsi Jambi juga menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan.

Walhi Jambi menilai pemerintah sampai saat ini belum menunjukkan keseriusanya menanggulangi dampak kabut asap.

Desakan untuk membuat rumah aman hingga kini belum juga terjawab.

Baca: Penanganan Karhutla Harus Dilasanakan Sinergis, Fachrori Pimpin Rapat Terpadu dan Tinjau Aksi

Baca: Hari Jumat Paling Parah, Ketebalan Kabut Asap di Muarojambi

Baca: RESTORAN Milik Bon Jovi, Pengunjung Makan Sepuasnya, Tanpa Dipusingkan dengan Daftar Harga di Menu

"Semua kekuatan terutama BPBD dikerahkan untuk memadamkan api, disisi lain tidak ada upaya menanggulangi dampak kebakaran. Kalau hanya sekedar membagikan masker itu tidak efektif," kata Dwi Nanto, Divisi Kajian dan Penguatan Informasi Walhi Jambi dikonfirmasi pada Jumat (20/9/2019).

Kebakaran hutan hampir terjadi tiap tahunnya, pemerintah saat ini harus memberikan konpensasi terutama bagi warga terdampak kabut asap.

Salah satunya mendirikan rumah aman untuk korban kabut asap, terutama di desa-desa yang berlokasi disekitar lokasi kebakaran hutan.

Baca: Pastikan Setiap WN Terdaftar, OJK dan Industri Jasa Keuangan Siap Sukseskan SP2020

Baca: Perahu Pun Tak Bisa Lewat, Sungai Pematang Rahim Tertutup Sampah

Baca: Desa Suka Maju Dipastikan Aman, BKSDA Jambi Tidak Temukan Jejak Harimau

"Yang paling terdampak sebetulnya warga di desa-desa yang tak jauh dari lokasi kebakaran. Karna partikel berbahaya itu mereka yang merasakan," ujarnya.

"Walhi Jambi mendesak pemerintah harus mengutamakan evakuasi bagi warga terutama di desa-desa yang dekat lokasi kebakaran. Pantauan kami ya di Kumpeh kabupaten Muaro Jambi dan Tanjab Timur," sambungya.

Untuk korban asap yang perlu di selamatkan adalah kelompok rentan, balita, anak-anak, orang tua dan ibu-ibu hamil.

"Rumah aman memang sangat dibutuhkan, bila perlu bukan hanya oksigen tapi juga AC di bangunan yang khusus dijadikan rumah aman tadi. Sejauh ini yang terlihat hanya pembagian masker,"katanya.

"Sampai saat ini belum ada standar penyelamatan bagi korban kebakaran hutan dan lahan, padahal ini merupakan bagian dari bencana. Keseriusan seperti ini yang harusnya ditunjukan pemerintah," pungkas Dwi.

Pemerintah Harus Bangun Rumah Aman Bebas Asap di Desa Terdampak Karhutla, Ini Tanggapan Walhi (Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved