Gara-gara Rebutan Wanita Siswa SMA Duel Hingga Tewas, 80 Siswa Lain Hanya Merekam, Kok Bisa?

Peristiwa perkelahian itu diduga karena masalah rebutan wanita hingga akhirnya berujung maut

Editor:
Aro/Grid Oto
Ilustrasi Pengeroyokan 

Dia kemudian berbicara langsung kepada para remaja, "Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan, generasi saya versus generasi ini."

Tangkapan layar video ketika Khaseen Morris dikeroyok sepulang sekolah. (Daily Mail)

"Ini tidak bisa dibiarkan. Teman-temanmu sekarat saat kamu berdiri di sana dan merekamnya."

"Mengerikan."

Detektif Vincent Garcia dari Departemen Kepolisian Kabupaten Nassau mengatakan kepada DailyMail.com bahwa ada "penyelidikan yang sangat aktif" sedang berlangsung, tetapi tidak ada penangkapan yang dilakukan.

Garcia menjelaskan bahwa ada sebanyak 80 saksi mata atas kejadian tersebut.

Beberapa di antaranya merekam "penyerangan yang terjadi" - beberapa dari video itu diunggah ke Snapchat salah satu sosial media video.

Garcia mengatakan kepada Daily Mail, "Mereka lebih sibuk merekam daripada membantu, tetapi kami jadi mudah untuk mencari pelaku."

Khaseen Morris. (yallknowwhat.com)

"Sekitar 60 hingga 80 pemuda ada di sana, jadi kami meminta siapa pun yang memiliki informasi lebih lanjut untuk melapor."

Sebuah halaman penggalangan dana telah disiapkan untuk bocah lelaki yang mengisahkan kehidupan "Morris" dan membantu keluarganya.

Sumbangan 50.000 dolar demi membantu menutupi biaya pemakaman (Rp 700 juta).

Situs itu menulis, "Dia meninggalkan sebuah keluarga yang begitu dekat satu sama lain daripada keluarga manapun yang pernah saya temui."

Hanya dalam 24 jam, halaman itu telah mengumpulkan lebih dari 21.000 dolar (Rp 295 juta) dan penyelenggara, Karen Ferraro, berterima kasih kepada mereka yang telah menyumbang. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved