Berita Jambi

Disnakertrans Akui Tak Memiliki Anggaran Pulangkan Jenazah TKI Yang Wafat di Malaysia

Disnakertrans Akui Tak Memiliki Anggaran Pulangkan Jenazah TKI Yang Wafat di Malaysia

Disnakertrans Akui Tak Memiliki Anggaran Pulangkan Jenazah TKI Yang Wafat di Malaysia
Tribunjambi/Zulkifli
Disnakertrans Akui Tak Memiliki Anggaran Pulangkan Jenazah TKI Yang Wafat di Malaysia

Disnakertrans Akui Tak Memiliki Anggaran Pulangkan Jenazah TKI Yang Wafat di Malaysia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rena Wati (25) TKI asal Jambi dikabarkan wafat di Malaysia. Namun jenazah almarhumah, belum bisa diterbangkan ke Jambi, lantaran terbentur biaya. Padahal diberitakan sudah meninggal sejak dua bulan lalu.  

Pemerintah daerah Provinsi Jambi, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  (Disnakertrans), tidak memiliki anggaran untuk mengeluarkan biaya pemulangan  jenazah tersebut. 

Baca: PMI & KSR Unja Gelar Pelatihan MTDB se Indonesia, Harapkan Kampus Berkontribusi Tanggulangi Bencana

Baca: Kabut Asap Makin Pekat, Libur Sekolah di Merangin Diperpanjang

Baca: BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Pekat di Kota Jambi, Jam Masuk Sekolah Siswa SD & SMP Diperlambat

Kepala Bidang Pembinaan, Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja dan Produktifitas Disnakertrans Provinsi  Jambi, Cikmas Hadi Salasa mengatakan, pihaknya mengetahui kabar kematian TKI itu juga dari media. Sementara keluarga almarhumah tidak melapor ke pihaknya.  

Saat ini,  Disnakertrans menurutnya sedang berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi untuk memastikan data yang bersangkutan. Sebab ada dua nama yang sama, namun dengan data yang berbeda.  

Baca: Tidak Disiarkan di SCTV! Live Streaming Atletico Madrid vs Juventus, Dini Hari Ini di Liga Champions

Baca: Warga Riau Bawa Ribuan Butir Ekstasi, Diringkus Polisi di Jambi, Ini Asal & Tujuan Barang Haram

Baca: BEGINI Penjelasan BPOM soal Kopi Cleng yang Makan Korban, Sebut Ilegal hingga Bisa Sebabkan Kematian

"Yang pertama bernama Renawati, kelahiran 1994 usia 25, kelahiran Palembang.  Tapi paspor dibuat di Denpasar.  Sementara Renawati yang kedua paspor dibuat di Jambi, namun untuk pasport umroh,  kelahiran 1980," jelasnya. 

Cikmas mengatakan pihaknya masih terkendala mencari rumah keluarga TKI tersebut.  Sebab,  harus berkomunikasi dulu dengan keluarga mengenai pemulangan jenazah. 

Karena untuk meminta bantuan dana pemulangan jenazah,  keluarga bisa mengajukan surat ke Kementerian Luar Negeri. 

"Jadi, dia itu nantinya ke Kemenlu diajukan,  karena sebagai WNI.  Bukan sebagai TKI, " bebernya.  

Apakah Pemprov Jambi dapat mengeluarkan anggaran pemulangan jenazah,  Cikmas mengatakan cukup sulit karena keterbatasan anggaran.  Dia hanya akan menfasilitasi untuk meminta bantuan ke Kemenlu.  

"Kalau TKI legal,  tidak  masalah.  Karena ada asuransi,  ada yang bertanggung jawab.  Bahkan kalau terjadi sesuai,  akan diantar sampai alamat.  Kematian yang bersangkutan saja,  belum ada surat resmi dari  Kedutaan Indonesia di Malaysia," tandasnya.  

Disnakertrans Akui Tak Memiliki Anggaran Pulangkan Jenazah TKI Yang Wafat di Malaysia
(Zulkifli/Tribunjambi.com)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved