Irjen Firli Bahuri Terpilih Pimpin KPK, Bambang Widjojanto Endus Bau Sangit Kolusi

Bambang mengendus adanya indikasi bau sangit kolusi pada proses pemilihan calon pimpinan KPK. Menurutnya, KPK sedang diluluh-lantahkan.

Irjen Firli Bahuri Terpilih Pimpin KPK, Bambang Widjojanto Endus Bau Sangit Kolusi
ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri 

Irjen Firli Bahuri Terpilih Pimpin KPK, Bambang Widjojanto Endus Bau Sangit Kolusi

Dalam pemilihan, Firli meraih suara terbanyak dengan 56 suara. Empat lainnya akan menjadi anggota yaitu mantan Komisioner KPK Alexander Marwata dengan 53 suara

TRIBUNJAMBI.COM-Komisi III DPR telah menetapkan lima orang pimpinan KPK periode 2019-2023. Mereka di antaranya Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pantauli Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pamolango.

Namun proses tersebut dinilai masih menimbulkan kontroversi. Salah satunya disuarakan oleh mantan pimpinan KPK 2011-2015 Bambang Widjojanto.

Bambang mengendus adanya indikasi bau sangit kolusi pada proses pemilihan calon pimpinan KPK. Menurutnya, KPK sedang diluluh-lantahkan.

"Indikasi bau sangit kolusif pemilihan capim KPK terasa menyengat. Parade kepongahan dipertontonkan secara seronok," ujar Bambang kepada wartawan, Minggu (15/9/2019).

"Calon yang oleh KPK dituduh nir-integritas dan tak mampu mengoptimalkan upaya pemberantasan korupsi KPK justru sengaja dipilih jadi komisioner KPK oleh parlemen setelah diusulkan presiden," imbuhnya.

Masukan publik terhadap proses pemilihan capim KPK, kata Bambang, diabaikan. Dia menduga uji kelayakan dan kepatutan di DPR cuma ajang pengukuhan terhadap calon yang sebenarnya sudah disepakati.

"Ada banyak tuduhan miring pada parlemen dan presiden yang bersekutu dengan kuasa kegelapan berkaitan dengan proses pemilihan capim KPK yang perlu diklarifikasi," katanya.

"Kalau begitu bisa kita ucapkan, selamat datang otoritarianisme?" ujar Bambang.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved