'Jebakan Cantik' Sang Polwan Cantik, dari Janjian Bos Pabrik Narkoba hingga Kamar Mandi Hotel
Akhirnya, Bripka Yosia dan pemilik pabrik mengatur janji, bertemu di tempat pembuatan ganja liquid vape di kawasan Jakarta Timur. Kisah ini mengungkap
Dia menyelinap ke toilet di kamar pelaku selama seharian.
Itu gara-gara pelaku urung keluar dari kamarnya.
Sebagai manusia biasa, Yosia kala itu sempat mengkhawatirkan keselamatan dirinya.
Pengakuan Burhan Zainuddin, Algojo Penumpasan Tokoh PKI Usai G30S 1965
Kliping Koran Foto Syur Syahrini dan Daniel Mananta Dimunculkan Aisyahrani, Ingatkan Peristiwa 2013
Laila Ali Penyanyi Dangdut dan Melayu Era 70-an Tutup Usia
“Saya kekurung. Takut sebenarnya, takut ketahuan. Pokoknya saya takut mati di situ karena yang saya tangkap bukan orang biasa,” kata Yosia.
Benar saja, Yosia nyaris tepergok di tempat persembunyiannya.
Namun, pelaku mencoba kabur dari hotel hingga akhirnya ditembak mati petugas kepolisian.
Selalu siap
Menjadi seorang anggota polisi harus sigap ketika ditugaskan mengungkap suatu masalah.
Bahkan, wajib tak kenal lelah. Ia tak pernah mengeluh meski dirinya harus bergadang demi mengungkap suatu kasus narkoba.
“Saya punya tanggung jawab untuk mengungkap kasus narkoba ya misalnya, ya itu harus saya jalani dengan senang. Toh juga ini passion saya,” kata Yosia.
Apa harapan Yosia?
Dengan menangkap pengedar dan mengungkap kasus narkoba, ia berharap pendistribusian narkoba ke masyarakat semakin berkurang.
“Saya selalu bayangin jika itu menyasar (kasus narkoba) itu ke keluarga atau ke teman saya. Saya tidak akan sanggup lihatnya, maka saya akan terus tangkap para pengedar itu,” tuturnya.
Kisah polwan pulang pagi baju seksi
Kisah undercover juga dihimpun Tribunnews dari netizen yang bertutur tentang penyamaran polwan cantik.