'Jebakan Cantik' Sang Polwan Cantik, dari Janjian Bos Pabrik Narkoba hingga Kamar Mandi Hotel

Akhirnya, Bripka Yosia dan pemilik pabrik mengatur janji, bertemu di tempat pembuatan ganja liquid vape di kawasan Jakarta Timur. Kisah ini mengungkap

Editor: Duanto AS
Istimewa
Ilustrasi polwan cantik 

Akhirnya, Bripka Yosia dan pemilik pabrik mengatur janji, bertemu di tempat pembuatan ganja liquid vape di kawasan Jakarta Timur. Kisah ini mengungkap keberanian polwan cantik.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ada banyak trik untuk melakukan penyamaran, seperti yang dilakukan polwan cantik ini.

Bripka Yosia Primi Wahyudi (23) memasang 'jebakan cantik' sehingga bos pabrik narkoba takluk.

Sosok polisi wanita ini memang terkenal karena kerap mengungkap kasus narkoba.

Meski terlihat anggun, sopan dan lugu, polisi cantik ini pernah menggagalkan penyelundupan narkoba, bahkan menggrebek pabrik ganja.

Baca Juga

 Postingan IG Natasha Wilona saat Verrel Bramasta Ulang Tahun Tak Kaget, Ternyata Dipepet Aurel

 Adik Boy William Tewas di Yogyakarta, Ngebut Naik CBR 250RR lalu Tabrak Tembok Rumah

 Pak RT Kaget Tapi Tetap Jaga Rahasia, Polwan Cantik Undercover Kenakan Pakaian Minim

 Polwan Cantik Ngaku Janda, Penyamaran untuk Masuk Warung Kuro-kuro, Anak Buah Tertipu

 Pembunuh Pengusaha Cantik Gresik Ini Tega Luapkan Nafsu Birahinya ke Jenazah Korban Usai Gasak Harta

Dia berani mengambil keputusan, melakukan penyamaran berisiko tinggi yang mengancam nyawa.

Ingin tahu sosok polwan cantik ini dan aksinya?

Bripka Yosia menjadi andalan tim reserse narkoba Metro Polres Jakarta Pusat dalam mengungkap kasus narkoba.

Saat ditemui di ruang reserse narkoba Polres Jakarta Pusat, wanita kelahiran Bojonegoro ini menceritakan pengalaman.

Dia bercerita suka duka selama dua tahun menjadi tim pengungkap kasus narkoba.

Wanita berusia 23 tahun ini menceritakan pengalaman kala dirinya menggerebek pabrik produksi ganja yang dikemas menjadi liquid pada Juli 2019 lalu.

Menurut dia, tak mudah untuk mengungkap kasus narkoba.

Bripka Yosia Primi Wahyudi, Polwan Polres Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2019).
Bripka Yosia Primi Wahyudi, Polwan Polres Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2019). ((Dokumentasi Pribadi))

Yosia sendiri harus mencari informasi ke berbagai pihak untuk mendapatkan informasi itu.

"Tidak bisa kami (lakukan) penangkapan itu berjalan sehari atau dua hari untuk pengungkapan. Harus sampai beberapa minggu baru keungkap," kata Yosia beberapa waktu lalu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved