174 Penerima PKH di Kerinci Mengundurkan Diri

Sebanyak 174 keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kerinci mengundurkan diri sebagai penerima PKH.

174 Penerima PKH di Kerinci Mengundurkan Diri
net
Ilustrasi PKH 

174 Penerima PKH di Kerinci Mengundurkan Diri

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sebanyak 174 keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kerinci mengundurkan diri sebagai penerima PKH. Pengunduran diri mereka dilakukan secara sukarela dan karena perekonomian mereka sudah membaik setelah memanfaatkan dengan baik bantuan dari pemerintah selama menjadi penerima program keluarga harapan.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial kabupaten Kerinci, tercatat pada 2019 ini, tepatnya pada akhir Agustus di Kabupaten Kerinci terdapat 13.374 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Dari jumlah tersebut pada akhir Agustus 2019, ada 174 KPM PKH yang mengundurkan diri secara sukarela atau exit mandiri.

"Mereka keluar secara sukarela sebagai KPM PKH karena secara ekonomi sudah mampu, dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah untuk Program Keluarga Harapan," kata kepala Dinas Sosial Kerinci, Juanda.

Baca: Wajah Baru KPK, Apa Alasan DPR RFI Memilih Irjen Firli Bahuri Menjadi Ketua KPK 2019-2023?

Baca: Kabut Asap Versi Menteri Lingkungan Malaysia vs Menteri Siti Nurbaya, KAPAN KABUT ASAP BERAKHIR?

Baca: Tes Kepribadian - Bentuk Kukumu Cerminkan Watak dan Karaktermu! Seperti Apa Kukumu?

Baca: Laila Ali Penyanyi Dangdut dan Melayu Era 70-an Tutup Usia

Juanda menyebutkan, agar KPM PKH menjadi sejahtera, setiap kelompok KPM PKH diberi pendampingan. Seperti mengadakan pertemuan kelompok rutin setiap minggu untuk memberikan edukasi dan mengoptimalkan bantuan PKH agar dapat dikelola dengan baik sebagai modal usaha.

Setiap kelompok KPM PKH ujarnya, beranggotakan 20 orang mendapat bantuan modal senilai Rp 20 juta dari Dirjen Pemberdayaan Fakir Miskin. Mereka diberi bantuan modal perkelompok untuk peningkatan dan pengembangan ekonomi.

"Dengan tujuan akhir anggota KPM PKH menjadi sejahtera sehingga mengundurkan diri dari KPM PKH atau exit mandiri," ungkapnya.

Juanda berharap, jumlah KPM PKH setiap tahunnya di Kabupaten Kerinci dapat terus berkurang. Sebab semakin banyak KPM PKH yang keluar sukarela atau exit mandiri, menandakan telah terjadi peningkatan perekonomian dan mengurangi angka kemiskinan.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved