Penanganan Karhutla

BPBD Ubah Pola Tangani Karhutla, Masnah Minta Kades Turun Padamkan Api

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kabupaten Muarojambi mengatur strategi untuk mengupayakan pemadaman terhadap

BPBD Ubah Pola Tangani Karhutla, Masnah Minta Kades Turun Padamkan Api
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kabut asap di Muarojambi makin pekat. Warga banyak mengeluh sesak nafas dan mata perih. Rabu (11/9). 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kabupaten Muarojambi mengatur strategi untuk mengupayakan pemadaman terhadap beberapa titik api yang ada di Kabupaten Muarojambi. Hal ini disampaikan Kepala BNPB Kabupaten Muarojambi, M Zakir, Rabu (11/9).

Ia menyebutkan, selama ini pihaknya menerapkan beberapa sistem. Diantaranya ketika ada titik api semua pihak baik TNI, Polri, BNPB, Manggala Agni langsung turun untuk melakukan pemadaman.

"Jadi kita ubah polanya, biasanya itu semuanya langsung turun satu titik lokasi. Kedepan itu kalo ada satu titik api, itu di tempat lain kita siagakan satu atau dua orang," sebutnya.

Ia menyebutkan, saat ini kegiatan tersebut sudah dijalankan. Pihaknya akan mempertajam upaya pemadaman dari setiap kecamatan dengan melibatkan semua pihak.

"Kita robah polanya, kemudian posko induk itu kita tempatkan di simpang puncak, jadi pengendlian di sana ini sesuai dengan SK ibu bupati," ucapnya.

Sementara itu Bupati Muarojambi meminta kepada seluruh camat untuk mengumpulkan seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Muarojambi.

"Kepada camat kita minta untuk kumpulkan kepala desa. Imbau kepala desa untuk bantu padamkan api. Saya minta tolong kepada pak camat, semua elemen harus terlibat," ucapnya.

Selain itu juga, Masnah meminta kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Muarojambi untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pemadaman kebakaran. Diharapkan seluruh elemen dapat bergotong royong lakukan pemadaman ini.

"Untuk perusahaan bantu di mana ada kebakaran, kami minta untuk ikut partisipasinya. Biarpun kebakaran bukan di wilayah tempat perusahaan, tapi tetap bantu wilayah lain, karena dampaknya ini sangat luas," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved