Benarkah Bukalapak Akan Lakukan PHK Massal Kariawan, Begini Fakta Sebenarnya!

Beredar kabar perusahaan e-commerce Indonesia, Bukalapak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK).

TRIBUNJAMBI.COM - Beredar kabar perusahaan e-commerce Indonesia, Bukalapak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK).

Keputusan PHK ini pun menimpa sejumlah divisi di internal Bukalapak.

Head of Corporate Communication Bukalapak Intan Wibisono mengatakan, pihaknya ingin menjadikan Bukalapak menjadikan e-commerce yang berkelanjutan. Ini diwujudkan dengan sejumlah langkah.

Baca: BREAKING NEWS, Diduga Hujan Deras dan Kabut Tebal, 4 Pendaki Asal Aceh, Nyasar di Gunung Kerinci

Baca: Kenakan Hanbok saat di Bandara, Jungkook dan V BTS Diklaim Memboikot Jepang

Baca: Heboh Istri Pergoki Suami Bobo Dengan Selingkuhan, Sampai Dibuat Live Facebook, Apa Tujuannya?

"Kami ingin menjadi ecommerce yang sustainable, banyak yang kami lakukan. Mulai dari upgrade sistem, membuat banyak kebijakan dan SOP, rekrut talenta secara terkofus di berbagai level," kata Intan ketika dihubungi Kompas.com, Jakarta, Jumat (10/9/2019).

Intan tidak menjelaskan, dari sejumlah langkah besar itu apakah memang ada di dalamnya kebijakan PHK terhadap karyawannya. Ia enggan menyatakan secara gamblang atas PHK seperti yang sudah beredar ke publik.

"Ada banyak hal yang kami lakukan," ungkapnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini Bukalapak masih tetap fokus meraih target dan performa bisnis yang baik. Upaya itu ditempuh dengan sejumlah langkah-langkah.

Baca: Demi Lunasi Hutang Rp 5 Juta, Pria Ini Sampai Harus Membunuh Teman Kecil, Begini Fakta Sebenarnya

Baca: Mantan Ketua PPP Romahurmuziy Didakwa Menerima Suap Rp 416,4 Juta

Baca: VIDEO: Viral!, Detik-detik Sepeda Motor Ditemukan di Rumpun Pohon Bambu Sekitar Maguwoharjo, Sleman

"Kami ingin menjadi e-commerce unicorn pertama yang meraih keuntungan, dan dengan pencapaian performa bisnis yang baik dan modal yang cukup. Kami menargetkan untuk dapat mencapai breakeven bahkan keuntungan dalam waktu dekat," jelasnya.

Sementara itu, Chief of Strategy Officer of Bukalapak, Teddy Oetomo menambahkan, Bukalapak ketika berdiri sembilan tahun lalu memang perkembangan teknologi belum sepesat sekarang.

"Seiring dengan perkembangan teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian maju dan beragam, penataan diri di dalam suatu perusahaan tentunya juga harus dilakukan untuk mengikuti dinamika ini," kata Teddy terpisah dalam keterangannya.

Baca: UPTD SPAM Tanjab Timur, Jadwalkan Pendistribusian Air Bersih Ke Daerah Rawan Kekeringan

Baca: Krisis Air Bersih, Pakai Mobil Tanki, UPTD SPAM Salurkan Air Bersih di Nipah Panjang, Tanjab Timur

Baca: Krisis Air Bersih, Pakai Mobil Tanki, UPTD SPAM Salurkan Air Bersih di Nipah Panjang, Tanjab Timur

Teddy mengatakan, Bukalapak ingin menjadi perusahaan yang terus tumbuh dan menciptakan dampak positif untuk Indonesia. Karena itu, Bukalapak perlu melakukan penyelarasan secara internal untuk menerapkan strategi bisnis jangka panjang.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Kabar soal PHK Massal, Ini Kata Bukalapak

Editor: heri prihartono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved