BREAKING NEWS, Dampak Kabut Asap, Siswa SMA/SMK dan SLB di Jambi Diliburkan

Semakin buruknya kondisi udara di Provinsi Jambi karena kabut asap akibat Karhutla, Pemprov Jambi akhirnya meliburkan siswa SMA/SMK dan SLB.

BREAKING NEWS, Dampak Kabut Asap, Siswa SMA/SMK dan SLB di Jambi Diliburkan
Tribunjambi/Zulkifli
Pemerintah Provinsi Jambi meliburkan siswa SMA/SMK dan SLB mengingat kondisi udara di Jambi. 

BREAKING NEWS, Dampak Kabut Asap, Siswa SMA/SMK dan SLB di Jambi Diliburkan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Semakin buruknya kondisi udara di Provinsi Jambi karena kabut asap akibat Karhutla, Pemprov Jambi akhirnya meliburkan siswa SMA/SMK, dan SLB di Wilayah Kota Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Rabu 11 September 2019.

Kepala Biro Humas Protokol Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, surat imbauan sudah ditandatangani Sekda Provinsi Jambi M Dianto, dan beritahukan kepada pihak sekolah, Selasa (10/9/2019).

Dijelaskanya, keputusan meliburkan siswa berdasarkan hasil rapat Satgas Karhutla Provinsi Jambi tanggal 10 September 2019, bahwa dari hasil pemantauan dengan menggunakan alat AQMS, diperoleh indeks standar pencemaran udara (ISPU) berada pada angka 99 atau kategori sedang.

Baca: BREAKING NEWS, Siswa Sekolah di Lima Kecamatan Muarojambi Diliburkan

Baca: Korban Kebakaran di SPBU Koto Lebu Meninggal, Paryanto Tinggalkan Istri dan Dua Anak

Baca: Lebih dari Separuh Lapas Perempuan Muarojambi Dihuni Napi Narkoba

Baca: Belum Lama Diresmikan, Lapas Perempuan Muarojambi Sudah Overload

Baca: BREAKING NEWS, Polisi Temukan Bong dan Sabu di Sel Tahanan Pengadilan Negeri Jambi

Untuk itu sambung Johan, di dalam surat edaran diimbau kepada seluruh kepala sekolah SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta untuk wilayah Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, serta Tanjung Jabung Timur untuk meliburkan aktivitas belajar selama satu hari pada Rabu besok 11 September 2019.

Sedangkan untuk semua sekolah SMA/SMK di seluruh Provinsi Jambi diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar kelas, terutama wilayah terdampak kabut asap.

Kemudian menggunakan masker pelindung bagi seluruh warga sekolah di tiap satuan pendidikan yang di wilayahnya terdampak kabut asap.

"Serta menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat bagi seluruh warga sekolah di tiap satuan pendidikan dan tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan satuan pendidikan," jelasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved