Polisi Beberkan Posisi Veronica Koman yang Jadi Tersangka Kerusuhan Papua, Identitas Bule Bersamanya
Polisi terus mendalami latar belakang Veronica Koman, tersangka penyebaran kabar bohong dan aksi provokasi kasus kerusuhan Papua
Polisi Beberkan Posisi Vernoica Koman yang Jadi Tersangka Kerusuhan Papua, Siap Bule yang Tinggal Bersama?
TRIBUNJAMBI.COM - Posisi aktivis Veronica Koman terus dilacak pihak berwajib di dalam negeri guna menangkap tersangka.
Polisi terus mendalami latar belakang Veronica Koman, tersangka penyebaran kabar bohong dan aksi provokasi kasus kerusuhan Papua
Terbaru, polisi mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan pernah mendapatkan beasiswa S2 dari pemerintah.
Kapolda Jawa Timur ( Jatim ) Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, Veronica Koman mendapatkan beasiswa pada 2017 untuk studi pascasarajana (S2) bidang hukum.
Namun dia enggan menyebut lokasi dan nama kampusnya.
Baca: VIDEO Nika Mirzani Lagi Gunakan Pakaian Dalam dengan Pria dan Bersenang-senang Tersebar, Makin Panas
Baca: Pilih Pensiun, Ini Penyesalan Terbesar Bintang Film Panas Mia Khalifa, Orangtua Lakukan Hal Ini
"Beasiswa S2 bidang hukum sejak 2017," kata Irjen Pol Luki Hermawan, Sabtu (7/9/2019).
Namun, kata Irjen Pol Luki Hermawan, sejak 2017, Veronica Koman tidak pernah membuat laporan pertanggungjawaban sebagaimana umumnya mahasiswa yang memperoleh beasiswa.
"Yang bersangkutan tidak pernah melaporkan studinya," kata Irjen Pol Luki Hermawan sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Informasi beasiswa tersebut diperoleh polisi saat melacak dokumen rekening Veronica Koman bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri.
"Kami menemukan 2 rekening, di dalam negeri, dan di luar negeri," ujarnya.
Pada Rabu (4/9/2019), penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka.
Dia dijerat dijerat sejumlah pasal di 4 undang-undang, pertama UU ITE, UU 1 tahun 46, UU KUHP Pasal 160, dan UU 40 tahun 2008.
Polisi menyebut saat ini Veronica berada di luar negeri bersama suaminya.
Surat panggilan pemeriksaan sudah dikirim polisi di 2 alamat rumah di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.