Bakal Diceraikan Istri, Seorang Pria Gantung 4 Anaknya hingga Tewas, Berikan Ini Sebelum Dibunuh

Pria berinisial SM (44) tega menggantung tiga anaknya sampai tewas di rumahnya, karena akan dicerai sang Istri.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
NET
ilustrasi 

Bakal Diceraikan Istri, Seorang Pria Tega Gantung 4 Anaknya hingga Tewas, Berikan Ini Sebelum Dibunuh

TRIBUNJAMBI.COM - Pria berinisial SM (44) tega menggantung tiga anaknya sampai tewas di rumahnya di Afrika Selatan.

Empat anak itu terdiri dari satu anak tiri, dan tiga anak kandung.

SM menggantung anak tiri perempuannya yang berusia 16 tahun di semak.

Sedangkan tiga anak kandungnya yang berusia antara 4 sampai 10 tahun digantung di rumah.

SM membunuh empat anaknya setelah tahu sang istri sedang merencanakan gugatan cerai.

Baca: Update Terbaru Vina Garut, Sebelum Meninggal, Mantan Suami Berikan Beberapa Pesan Ungkap Fakta Lain

Baca: Game Legendaris Harvest Moon Online Bakal Dirilis, Diterbitkan Tencent Games untuk Android dan iOS

Baca: Link 12 Cerita Horor Thread SimpleMan Selain KKN di Desa Penari, Sewu Dino Seramnya Nggak Ketulungan

Dilansir TribunWow.com dari mirror.co.uk, Sabtu (7/9/2019), untuk memuluskan aksiknya, SM menunggu istrinya berinisial XM (42) berangkat bekerja.

XM bekerja sebagai guru.

Setelah istrinya berangkat bekerja, SM menjemput anak-anaknya di sekolah.

Lalu SM memerintahkan putranya yang berusia 10 tahun untuk membeli permen.

Kemudian SM menggantung dua anak menggunakan ikat pinggang sekolah.

Tiga mayat bocah malang itu ditemukan pada Selasa (3/9/2019) pukul 14.30 waktu setempat.

Polisi Kwazulu-Natal menemukan tiga mayat di rumah, dan jasad anak tertua di luar rumah.

MEC Nonhlanhla Khoza dari KZN Social Development mengatakan kepada News24, bahwa SM ​​harus memisahkan gadis remaja dari saudara-saudaranya.

Baca: Link 12 Cerita Horor Thread SimpleMan Selain KKN di Desa Penari, Sewu Dino Seramnya Nggak Ketulungan

Baca: Mudah dan Gratis, Begini Cara Akses Situs yang Diblokir, Diunduh Secara Free di Google Play Store

Hal itu dilakukan ‘untuk memastikan bahwa korban tidak bisa menyelamatkan adik-adiknya’ dan ‘dia terbunuh sendirian di semak’.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved