Berita Tanjab Barat

Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga di Kuala Tungkal, Hasil ISPU Lambat Diberikan Kepada Disdik

Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga di Kuala Tungkal, Hasil ISPU Lambat Diberikan Kepada Disdik

Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga di Kuala Tungkal, Hasil ISPU Lambat Diberikan Kepada Disdik
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Mukhtar, Kasi SD Kabid Dikdas Tanjab Barat. Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga di Kuala Tungkal, Hasil ISPU Lambat Diberikan Kepada Disdik 

Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga di Kuala Tungkal, Hasil ISPU Lambat Diberikan Kepada Disdik

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kabut asap mulai mengganggu aktivitas di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), khususnya di Kuala Tungkal.

Meski demikian, anak-anak sekolah belum dilburkan. Surat pengukuran ISPU terlambat sampai ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat.

Mukhtar, Kasi SD Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat mengatakan, surat hasil pemeriksaan kondisi udara di Kuala Tungkal, baru diterimanya.

Baca: Dikepung Kabut Asap, Disdik Muarojambi Belum Tetapkan Libur Sekolah Ini alasannya

Baca: Proyek Fisik Sering Bikin Puluhan Pipa PDAM Pecah, Ganggu Aliran PDAM ke Pelanggan

Baca: Cuma 3 Hari, 50 Perusahaan Buka 1684 Lowongan Kerja di Job Fair, Pemprov Jambi 2019 di Mall Jamtos

"Surat ini baru kita terima hari ini. Karena baru masuk hari ini langsung saya konsep imbauan dan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah. Menindaklanjuti surat dari dinas kesehatan," sebutnya, kepada Tribunjambi.com di ruang kerjanya, Jumat (6/9/2019).

Dengan diterimanya surat tersebut kata Mukhtar, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pimpinan sembari mempersiapkan imbauan dengan poin yang disampaikan dinas kesehatan.

Dari hasil pengukuran tersebut, sekolah disarankan untuk tidak melakukan aktivitas diluar ruangan. Serta masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah.

Baca: Pemkab Muarojambi Ajukan 122 Orang untuk P3K, Formasi Pendidik dan Penyuluh Pertanian

Baca: Ajukan 1000 Formasi, BKPSDM Sarolangun Belum Terima Balasan Formasi dari Kemenpan

Baca: Mahasiswa UIN Raden Fatah Kesurupan Lalu Loncat ke Sungai dan Tewas, Ini Kronologi dari Pihak UIN

Koordinasi dengan kadis untuk mengambil kebijakan apakah diliburkan atau seperti apa.

Sedangkan upaya yang akan dilakukan melakukan koordinasi kembali terkait kondisi udara ke depannya. Sehingga bisa diambil keputusan untuk meliburkan anak sekolah atau tidak.

Sementara untuk meliburkan murid khususnya anak sekolah kategori taman kanak kanak dan SD kelas 1 sampai 3, pihaknya mengaku belum bisa mengambil keputusan tersebut.

Sebab selain daripada surat yang baru diterima, juga belum merapatkan hal tersebut dengan pimpinan.

"Karena surat ini (hasil pengukuran ISPU red) baru kita terima, jadi saya koordinasi kasusnya dulu karena kadisnya sedang dinas luar," katanya.

Mukhtar menjelaskan, dalam pengambilan kebijakan untuk meliburkan anak sekolah tersebut berdasarkan surat rekomendasi dari hasil pengukuran ISPU yang dilakukan dinas kesehatan.

Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Warga di Kuala Tungkal, Hasil ISPU Lambat Diberikan Kepada Disdik (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved